Foto Sapi Ini Dilarang Facebook karena 'Terlalu Seksi'
Jum'at, 12 Februari 2021 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
Hall mengungkapkan, ia membuat laman Facebook untuk bisnis foto seni secara online pada bulan Oktober guna mendongkrak penjualan.
Baca juga: Live Facebook, Demo Tuntut Pembebasan Suu Kyi Disambut Tembakan
"Kami harus memberikan semua informasi untuk membuktikan bahwa kami adalah bisnis yang sah, dan kemudian mendirikan toko untuk menjual cetakan foto," terangnya.
"Kami mulai mendapatkan penolakan karena mengupload foto karena berbagai alasan menggelikan, yang terus kami ajukan banding," ungkapnya.
"Saya terus-menerus mengatakan 'ini tidak terlalu seksual, ini adalah dua sapi dalam satu ladang,' dan 'bagaimana foto abstrak riak kolam yang menjual produk seks?," jelasnya.
"Awalnya kami mengira itu adalah kesalahan, tetapi pada bulan November sebuah surat mengatakan mereka telah melarang saya untuk beriklan sepenuhnya," ujarnya.
Dalam surat tersebut, Facebook mengatakan: "Hai Mike. Saya telah memeriksa kembali akun iklan Anda dan sayangnya, kami tidak dapat mengaktifkannya kembali."
Baca juga: Facebook Diblokir, Ribuan Warga Myanmar Penentang Junta Banjiri Twitter
Baca juga: Live Facebook, Demo Tuntut Pembebasan Suu Kyi Disambut Tembakan
"Kami harus memberikan semua informasi untuk membuktikan bahwa kami adalah bisnis yang sah, dan kemudian mendirikan toko untuk menjual cetakan foto," terangnya.
"Kami mulai mendapatkan penolakan karena mengupload foto karena berbagai alasan menggelikan, yang terus kami ajukan banding," ungkapnya.
"Saya terus-menerus mengatakan 'ini tidak terlalu seksual, ini adalah dua sapi dalam satu ladang,' dan 'bagaimana foto abstrak riak kolam yang menjual produk seks?," jelasnya.
"Awalnya kami mengira itu adalah kesalahan, tetapi pada bulan November sebuah surat mengatakan mereka telah melarang saya untuk beriklan sepenuhnya," ujarnya.
Dalam surat tersebut, Facebook mengatakan: "Hai Mike. Saya telah memeriksa kembali akun iklan Anda dan sayangnya, kami tidak dapat mengaktifkannya kembali."
Baca juga: Facebook Diblokir, Ribuan Warga Myanmar Penentang Junta Banjiri Twitter
Lihat Juga :