Foto Sapi Ini Dilarang Facebook karena 'Terlalu Seksi'

Jum'at, 12 Februari 2021 - 13:46 WIB
loading...
Foto Sapi Ini Dilarang...
Facebook melarang foto dua ekor sapi sedang merumput karena terlalu seksi. Foto/Metro.co.uk
A A A
LONDON - Raksasa media sosial, Facebook , meminta maaf setelah melarang sebuah galeri seni menampilkan gambar sapi karena dianggap "terlalu seksi."

Dalam serangkaian larangan yang aneh, Galeri Northwall yang berbasis di Winchester, Inggris dituduh telah melanggar aturan periklanan tentang 'konten terlarang'.

Sejumlah foto milik galeri itu dianggap bermasalah termasuk foto beberapa sapi yang sedang merumput di lapangan, tim kriket Inggris, dua burung di sarangnya, dan sisi gedung perkantoran, yang semuanya disensor karena dianggap "sangat seksual."



Foto kata disko juga disembunyikan karena mempromosikan 'alkohol', sementara foto kembang api dilarang karena menampilkan 'senjata dan amunisi'.

Galeri milik Mike Hall itu kemudian dilarang sepenuhnya dari iklan di Facebook setelah begitu banyak fotonya ditolak.

Hall (50) dibiarkan menunggu berbulan-bulan sebelum larangan itu akhirnya dicabut. Namun, bahkan sekarang, ia mengatakan foto biasa ditolak karena terlalu seksi.

"Akun periklanan Tuan Hall dibatasi karena kesalahan dan sekarang telah diaktifkan kembali. Kami ingin meminta maaf kepada Tuan Hall atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," kata juru bicara Facebook meminta maaf kepada sang fotografer seperti dikutip dari Metro, Jumat (12/2/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved