Hamas dan Fatah Gelar Perundingan Rekonsiliasi di Kairo

Selasa, 09 Februari 2021 - 06:06 WIB
loading...
Hamas dan Fatah Gelar...
Presiden Palestina Mahmoud Abbas memberikan dekrit pemilu pada Ketua Komite Pemilu Pusat Palestina Hana Naser di Ramallah, Tepi Barat, 15 Januari 2021. Foto/REUTERS
A A A
KAIRO - Para pemimpin faksi-faksi Palestina memulai perundingan rekonsiliasi yang dimediasi Mesir di Kairo pada Senin (8/2).

Mereka mencoba menyembuhkan perpecahan internal yang sudah lama ada, menjelang pemilu Palestina yang direncanakan akhir tahun ini.

Mesir telah mencoba dengan sia-sia selama 14 tahun untuk mendamaikan faksi nasionalis Fatah yang dipimpin Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan saingan beratnya Hamas yang menentang perundingan apa pun dengan Israel.

Baca juga: Pakar: Ekonomi Israel Tak Siap Hadapi Serangan Siber Iran

Tidak ada pemilu Palestina yang digelar di Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur selama 15 tahun.

Lihat infografis: Kim Jong Un Larang Warganya Cukur ala Barat dan Pakai Jins Ketat

Selain Hamas dan Fatah, diperkirakan ada sekitar selusin faksi lain yang terwakili dalam pembicaraan Kairo.

Lihat video: Waspada Banjir, Debit Air di Pos Panus Depok Siaga II

Di antara mereka yang diundang adalah Jihad Islam, kelompok militan yang memboikot pemilu 1996 dan 2006.



Menurut sumber-sumber Palestina, Jihad Islam sekarang sedang mempertimbangkan apakah akan ikut pemilu tahun ini.

Tapi muncul ketidakpercayaan antara berbagai faksi dalam isu-isu seperti bagaimana TPS akan dijaga dan bagaimana pengadilan akan memutuskan sengketa pemilu.

Ada keraguan yang meluas bahwa pemilu akan terjadi.

Banyak orang Palestina percaya bahwa ini semua adalah upaya Abbas menunjukkan semangat demokrasinya pada pemerintahan baru Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Abbas ingin mengatur ulang hubungan dengan AS setelah mencapai titik terendah di era mantan Presiden Donald Trump.

"Ada peluang yang sama untuk sukses dan gagal," ungkap Hani Al-Masri, pengamat politik di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Al-Masri terlibat dalam perundingan di Kairo sebagai seorang independen.

Otoritas Palestina (PA) yang didukung Barat dan dipimpin Abbas memiliki pemerintahan sendiri secara terbatas di Tepi Barat yang diduduki Israel.

PA berencana mengadakan pemilu parlemen pada 22 Mei dan pemilu presiden pada 31 Juli.

Ada 2,8 juta pemilih yang memenuhi syarat di Gaza dan Tepi Barat, dan lebih dari 80% dari mereka sejauh ini telah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum Pusat. Usia pemilih Palestina adalah 18 tahun.

Pemilu pada 2006 berakhir dengan kemenangan mengejutkan oleh Hamas dalam pemilu parlemen pertama.

Hasil pemilu itu memicu perebutan kekuasaan antara Hamas di Gaza dan Fatah di Tepi Barat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Tegas, Trump Larang...
Tegas, Trump Larang Netanyahu Balas Serangan Iran: Dia Harus Nurut!
Rekomendasi
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved