Kudeta Myanmar, Warga Australia Penasihat Suu Kyi Ditahan Militer

Sabtu, 06 Februari 2021 - 13:02 WIB
loading...
Kudeta Myanmar, Warga...
Seorang demonstran mengacungkan tiga jari sambil membawa poster Aung San Suu Kyi dalam demo menentang kudeta militer Myanmar, di luar Kedutaan Myanmar di Bangkok, 4 Februari 2021. Foto/REUTERS
A A A
YANGON - Sean Turnell,warga Australia yang jadi penasihat ekonomi Daw Aung San Suu Kyi ditahan militer Myanmar . Dia menjadi warga asing pertama yang ikut ditahan setelah kudeta militer Senin lalu.

“Saya kira Anda akan segera mendengarnya, tetapi saya ditahan,” katanya dalam pesan kepada Reuters, Sabtu (6/2/2021).

Baca juga: Pemimpin Pemberontak: Kudeta Militer Mengancam Nasib Gencatan Senjata Myanmar

“Dituntut dengan sesuatu, tapi tidak yakin apa. Saya baik-baik saja dan kuat, dan tidak bersalah atas apa pun," lanjut dia dengan emoji senyum.

Setelah itu tidak mungkin untuk menghubunginya.

Pada Senin lalu, para jenderal militer merebut kekuasaan Myanmar dari pemerintah terpilih pimpinan Suu Kyi dari Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD). Dalam kudeta itu, militer menahan pemimpin de facto Daw Aung San Suu Kyi, Presiden U Win Myint dan para politisi NLD.

Baca juga : Protes Kudeta Militer Myanmar, Ribuan Orang Padati Jalan-jalan Yangon

Partai NLD merupakan pemenang pemilu Myanmar pada November 2020, namun militer tidak mengakui hasil pemilu dengan menuduh pemilu dicurangi.

Kementerian luar negeri Australia belum bersedia berkomentar atas penahanan Turnell.

Turnell adalah profesor ekonomi di Macquarie University di Sydney dan telah menasihati Suu Kyi tentang kebijakan ekonomi selama beberapa tahun.

Baca juga: Suu Kyi Dikudeta dan Ditahan, Pengungsi Muslim Rohingya Bersukacita

Hari ini, ribuan pengunjuk rasa berkumpul di kota terbesar kedua di Australia; Melbourne, mengecam kudeta militer Myanmar dan menuntut pembebasan Suu Kyi.

Rekaman siaran televisi dan video media sosial menunjukkan orang-orang mengenakan warna merah NLD, membawa potret Suu Kyi dan menyanyikan We Won't Be Satisfied Until The End Of The World, lagu kebangsaan Myanmar dari pemberontakan prodemokrasi tahun 1988 di negara itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved