AS: China Kucurkan Uang untuk Rudal Pembunuh Kapal Induk, Belum Tentu Menang Perang

Jum'at, 29 Januari 2021 - 06:40 WIB
loading...
A A A
"Saya tidak akan membahas lebih banyak detail tentang apa yang kita ketahui dan tidak ketahui tentangnya. Tapi mereka mengeluarkan banyak uang untuk kemampuan yang pada dasarnya melingkari pantai mereka di Laut China Selatan dengan kemampuan rudal anti-kapal. Ini adalah upaya destabilisasi di Laut China Selatan, di Laut China Timur, semua wilayah itu. Saat klaim mereka atas beberapa pulau yang diperebutkan ini—mereka memiliterisasi wilayah tersebut," kata Trussler pada acara virtual yang diselenggarakan oleh Intelligence and National Security Alliance yang dilansir USNI News, Kamis (28/1/2021).

Baca juga : Situs Masjid Era Generasi setelah Nabi Muhammad SAW Ditemukan di Israel

“Itu adalah sesuatu yang akan kami perhatikan dengan saksama. Itu adalah sesuatu yang membingungkan tatanan internasional dan menjadi perhatian sekutu di kawasan. Itu salah satu alasan kami bekerja untuk menjaga global commons tetap terbuka dan arus lalu lintas yang bebas," ujarnya.

Baca juga : Jika Taiwan Merdeka China Nyatakan Perang, AS Siap Bantu Taipei

"Tapi jika Anda melihatnya—itu adalah perkembangan yang meresahkan. Mereka mungkin ditujukan dan dikembangkan secara khusus untuk Angkatan Laut Amerika Serikat. Jadi kami memperhatikan mereka dengan sangat cermat. Saya berharap mereka terus menuangkan uang untuk hal semacam itu. Itu mungkin bukan cara kami memenangkan perang berikutnya," paparnya.

Baca juga: Israel Berencana Serang Iran, Ini Perbandingan Militer Keduanya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved