Mau Wisata ke Luar Angkasa? Siapkan Dulu Rp774 Miliar
Kamis, 28 Januari 2021 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
Peluncuran itu akan menggunakan sistem kendaraan antariksa Virgin Galactic di Spaceport, Grottaglie, Italia bagian selatan. Kini bandara antariksa itu tinggal menunggu izin dari regulator terkait. Virgin Galactic akan bekerja sama dengan dua perusahaan, yakni Altec dan Sitael, untuk mewujudkan proyek tersebut.
Baca juga: Jutawan Kanada dan Istri Cantiknya Menyamar demi Peroleh Vaksin COVID-19
“Dari masa Pencerahan hingga sains antariksa modern, Italia selalu menjadi rumah alami untuk para inovator besar dan ide-ide terobosan yang membentuk pengalaman manusia. Saya yakin visi Italia yang memimpin kolaborasi ini dengan perusahaan antariksa Virgin kami akan menyediakan peluang nyata untuk membuka antariksa demi keuntungan kehidupan di Bumi,” kata Branson.
Proyek komersialisasi ISS dan wisata antariksa bisa terwujud karena NASA mengizinkannya. Pengumuman itu dibuat ketika agen bermaksud untuk mengurangi kewajiban keuangannya ke laboratorium yang mengorbit planet Bumi. Chief Financial Officer NASA, Jeff DeWit, mengatakan NASA membuka ISS untuk peluang komersialisasi dan pemasaran untuk pertama kalinya dalam sejarah NASA.
Sebenarnya perjalanan ruang angkasa ke ISS bukanlah hal baru, karena pada 2001, seorang pengusaha AS merasa terhormat untuk mengunjunginya sebesar USD 20 juta, diikuti oleh Guy Laliberte, Cirque du Soleil, delapan tahun kemudian.
Tetapi menurut wakil direktur ISS Robyn Gaten, kunjungan 'astronot swasta' terbatas pada dua kunjungan singkat setiap tahun. Dia mengatakan misi itu diperbolehkan berada di ISS hingga 30 hari dan hanya 12 astronot swasta yang dapat mengunjungi ISS setiap tahun.
Baca juga: Jutawan Kanada dan Istri Cantiknya Menyamar demi Peroleh Vaksin COVID-19
“Dari masa Pencerahan hingga sains antariksa modern, Italia selalu menjadi rumah alami untuk para inovator besar dan ide-ide terobosan yang membentuk pengalaman manusia. Saya yakin visi Italia yang memimpin kolaborasi ini dengan perusahaan antariksa Virgin kami akan menyediakan peluang nyata untuk membuka antariksa demi keuntungan kehidupan di Bumi,” kata Branson.
Proyek komersialisasi ISS dan wisata antariksa bisa terwujud karena NASA mengizinkannya. Pengumuman itu dibuat ketika agen bermaksud untuk mengurangi kewajiban keuangannya ke laboratorium yang mengorbit planet Bumi. Chief Financial Officer NASA, Jeff DeWit, mengatakan NASA membuka ISS untuk peluang komersialisasi dan pemasaran untuk pertama kalinya dalam sejarah NASA.
Sebenarnya perjalanan ruang angkasa ke ISS bukanlah hal baru, karena pada 2001, seorang pengusaha AS merasa terhormat untuk mengunjunginya sebesar USD 20 juta, diikuti oleh Guy Laliberte, Cirque du Soleil, delapan tahun kemudian.
Tetapi menurut wakil direktur ISS Robyn Gaten, kunjungan 'astronot swasta' terbatas pada dua kunjungan singkat setiap tahun. Dia mengatakan misi itu diperbolehkan berada di ISS hingga 30 hari dan hanya 12 astronot swasta yang dapat mengunjungi ISS setiap tahun.
(ynt)
Lihat Juga :