Moderna Yakin Vaksinnya Dapat Melawan Varian Baru Covid-19

Selasa, 26 Januari 2021 - 00:01 WIB
loading...
Moderna Yakin Vaksinnya...
Petugas medis menyiapkan vaksin Covid-19. Foto/inforum
A A A
NEW YORK - Moderna yakin vaksin Covid-19 miliknya dapat melawan varian baru yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

Meski demikian, Moderna akan melakukan tes baru untuk varian Afrika Selatan setelah menyimpulkan respon antibodi dapat hilang.

Menurut perusahaan itu, Moderna menemukan tak ada pengurangan respon antibodi terhadap varian baru di Inggris. Saat melawan varian di Afrika Selatan, Moderna menemukan pengurangan respon tapi masih yakin dua dosis vaksinya akan memberi perlindungan.

Baca juga: Kepala Mossad Israel Bertemu Biden, Bahas Kesepakatan Nuklir Iran

Saham Moderna naik hampir 10%, atau USD12,40, menjadi USD143,85 pada perdagangan pagi.

Baca infografis: Madinah Dinobatkan Sebagai Kota Paling Sehat Sedunia oleh WHO

Munculnya varian baru di Inggris, Afrika Selatan dan Brasil menciptakan kekhawatiran bahwa mutasi virus dapat membuat vaksin kurang efektif.

Lihat video: Hujan Deras Guyur Jakarta, Kali Krukut Kemang Meluap

Analis Jefferies, Michael Yee menyatakan sangat senang bahwa tes Moderna menunjukkan saat melawan varian baru di Afrika Selatan, respon antibodi yang dihasilkan vaksin mRNA-1273 masih di atas level yang memberi perlindungan.

Baca juga : Pasokan Global Tersendat, Dubai Tunda Program Vaksin Covid-19



Yee juga menyatakan kecepatan Moderna merancang vaksin itu membuktikan fleksibilitas teknologi baru mRNA.

Dr Paul Offit, pakar penyakit infeksi di Universitas Pennsylvania dan anggota panel penasehat vaksin Badan Obat dan Makanan AS menyatakan dia hanya sedikit khawatir vaksin itu tidak akan melindungi pengguna pada varian itu.

“Ada sedikit kekhawatiran bahwa Anda melihat respon antibodi yang kurang kuat, tapi itu tidak berarti Anda tidak terlindungi,” ujar dia.

“Tujuan vaksin ini menjaga Anda tidak masuk rumah sakit dan membuat Anda tak masuk rumah duka. Jika Anda mengalami gejala infeksi atau gejala ringan infeksi itu bukan beban bagi sistem layanan kesehatan,” papar Offit.

Moderna mengatakan suntikan vaksin baru dapat tersedia di masa depan jika bukti muncul bahwa perlindungan menurun.

Pfizer Inc dan BioNTech SE juga mengatakan tes menunjukkan vaksin mereka efektif terhadap varian yang ditemukan di Inggris, tetapi belum mengungkapkan hasil tes terhadap varian Afrika Selatan.

Varian yang pertama kali ditemukan di Inggris telah menyebabkan lonjakan besar kasus di sana dan juga telah ditemukan di lebih dari selusin negara bagian AS.

Pejabat kesehatan masyarakat AS memperkirakan varian itu menjadi jenis yang dominan di Amerika Serikat dalam waktu 6 pekan.

Moderna mengatakan pihaknya berencana mempublikasikan data pengujiannya terhadap varian di situs web bioRxiv.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Masih Trauma, Iran Belum...
Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai
Rekomendasi
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Daftar 7 Wakapolda Baru...
Daftar 7 Wakapolda Baru Pilihan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved