UE Mengaku Khawatir dengan Penangkapan Ribuan Demonstran di Rusia

Minggu, 24 Januari 2021 - 13:26 WIB
loading...
UE Mengaku Khawatir...
Uni Eropa (UE) dan negara-negara Eropa menyuarakan keprihatinan mereka atas penahanan ribuan demonstran di Rusia. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) dan negara-negara Eropa menyuarakan keprihatinan mereka atas penahanan ribuan demonstran di Rusia. Mereka yang ditangkap adalah para pendukung tokoh oposisi Rusia, Alexei Navalny.

Total, lebih dari 10 ribu orang berkumpul di sejumlah kota di Rusia untuk memprotes penahanan Navalny dan menuntut pembebasannya segera. Lebih dari 3.000 demonstran kemudian ditangkap oleh otoritas keamanan Rusia.Baca juga: Satu Lawan Satu, Su-57 Rusia Akan dengan Mudah Bunuh F-35 AS

“Mengikuti kejadian yang berlangsung di Rusia dengan perhatian. Saya menyesalkan penahanan yang meluas, penggunaan kekerasan yang tidak proporsional, memutus koneksi internet dan telepon, ”kata Menteri Luar Negeri UE, Josep Borrell.

Borrell, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (24/1/2021), mengatakan para Menteri Luar Negeri UE akan membahas "langkah selanjutnya" tentang masalah tersebut di Dewan Urusan Luar Negeri, esok hari.

Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris juga menyatakan keprihatinan atas penahanan para demonstran dan terus memantau situasi dengan cermat."Baca juga: AS Desak Rusia Bebaskan Ribuan Demonstran Pendukung Navalny

"Kami mendesak pemerintah Rusia untuk menghormati dan mematuhi komitmen internasionalnya pada hak asasi manusia, dan membebaskan warga yang ditahan selama demonstrasi damai," kata pernyataan itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
6 Fakta Timnas Timnas...
6 Fakta Timnas Timnas Brasil Gagal Menang di Partai Pembuka Piala Dunia 2026
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Berita Terkini
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved