AS Desak Rusia Bebaskan Ribuan Demonstran Pendukung Navalny

Minggu, 24 Januari 2021 - 08:59 WIB
loading...
AS Desak Rusia Bebaskan...
AS meminta pihak berwenang Rusia untuk membebaskan pengunjuk rasa dan jurnalis yang ditahan di seluruh Rusia pada demonstrasi yang mendukung kritikus Kremlin, Alexei Navalny. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) meminta pihak berwenang Rusia untuk membebaskan pengunjuk rasa dan jurnalis yang ditahan di seluruh Rusia pada demonstrasi yang mendukung kritikus Kremlin, Alexei Navalny. Washington mengatakan, mereka mengecam "taktik keras" Moskow terhadap demonstran.

"Kami menyerukan pihak berwenang Rusia untuk membebaskan semua yang ditahan karena menjalankan hak universal mereka," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price.

Price, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (24/1/2021), kemudian mendesak Rusia untuk segera membebaskan Navalny, tanpa syarat apapun. Baca juga: Polisi Tahan Lebih dari 1000 Demonstran Pendukung Navalny

Sebelumnya diwartakan, Polisi menahan lebih dari 1.000 orang di Timur Jauh dan Siberia, kemarin, ketika pengunjuk rasa menentang larangan unjuk rasa menuntut pembebasan Navalny.

Navalny meminta para pendukungnya menggelar protes setelah ditangkap akhir pekan lalu ketika dia kembali ke Moskow untuk pertama kalinya sejak diracuni pada Agustus dengan zat saraf tingkat militer. Navalny pernah dirawat di Jerman.

Rekaman video dari Vladivostok menunjukkan polisi anti huru hara mengejar sekelompok pengunjuk rasa di jalan. Baca juga: Diungkap Navalny, Gadis Glamor Ini Diduga Anak 'Cinta Rahasia' Putin

Adapun pengunjuk rasa di Khabarovsk tetap turun ke jalan meski suhu sekitar minus 14 derajat Celcius. Mereka meneriakkan “Malu!” dan "Bandit!"

Di Moskow, polisi memasang barikade di sekitar Lapangan Pushkinskaya ketika para pekerja terlibat dalam pemasangan kembali. Upaya itu untuk menggagalkan demonstrasi. Polisi juga menahan beberapa orang yang berkumpul di alun-alun sebelum unjuk rasa.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved