10 Orang Masih Terjebak di Tambang Emas China, Mereka Cari Korban Lain
Jum'at, 22 Januari 2021 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
“Satu orang tewas dan 11 orang lainnya belum bisa dihubungi tim penyelamat,” ungkap laporan radio Xinhua.
Para pejabat menjelaskan, sekitar 15 hari diperlukan untuk membersihkan "penyumbatan parah" karena tim penyelamat terus mengebor lubang untuk menjangkau 10 orang itu.
Di lokasi tersebut, keamanan sangat ketat pada Jumat dan wartawan Reuters tidak diizinkan mendekati operasi penyelamatan.
Pekerja dengan pakaian berwarna oranye dengan visibilitas tinggi terlihat mengoperasikan alat berat. Di pintu masuk lokasi, tenda medis telah disiapkan untuk melakukan tes COVID bagi para petugas penyelamat.
“Sekitar 570 orang terlibat dalam penyelamatan itu,” ungkap surat kabar itu.
Tambang China termasuk yang paling mematikan di dunia.
Telah tercatat 573 kematian terkait tambang pada 2020, menurut Administrasi Keselamatan Tambang Nasional China.
Para pejabat menjelaskan, sekitar 15 hari diperlukan untuk membersihkan "penyumbatan parah" karena tim penyelamat terus mengebor lubang untuk menjangkau 10 orang itu.
Di lokasi tersebut, keamanan sangat ketat pada Jumat dan wartawan Reuters tidak diizinkan mendekati operasi penyelamatan.
Pekerja dengan pakaian berwarna oranye dengan visibilitas tinggi terlihat mengoperasikan alat berat. Di pintu masuk lokasi, tenda medis telah disiapkan untuk melakukan tes COVID bagi para petugas penyelamat.
“Sekitar 570 orang terlibat dalam penyelamatan itu,” ungkap surat kabar itu.
Tambang China termasuk yang paling mematikan di dunia.
Telah tercatat 573 kematian terkait tambang pada 2020, menurut Administrasi Keselamatan Tambang Nasional China.
(sya)
Lihat Juga :