Terkonfirmasi, Biden Akan Perpanjang Perjanjian New START
Jum'at, 22 Januari 2021 - 05:59 WIB
loading...
Gedung Putih mengkonfirmasi jika Presiden AS Joe Biden akan memperpanjang perjanjian New START dengan Rusia. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A
A
A
WASHINGTON - Gedung Putih mengkonfirmasi laporan yang menyatakan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden , akan mengupayakan perpanjangan perjanjian senjata New START dengan Rusia selama lima tahun. Ini adalah salah satu keputusan kebijakan luar negeri utama pertama dari pemerintahan baru menjelang berakhirnya perjanjian itu pada awal Februari nanti.
“Presiden telah lama menegaskan bahwa perjanjian New START adalah untuk kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat. Dan perpanjangan ini menjadi lebih masuk akal ketika hubungan dengan Rusia bermusuhan seperti saat ini,” kata sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki dalam sebuah briefing seperti dikutip dari Reuters, Jumat (22/1/2021).
Dia juga mengatakan Biden telah menugaskan komunitas intelijen AS untuk penilaian penuh atas pelanggaran siber Solar Winds, campur tangan Rusia dalam pemilu 2020, penggunaan senjata kimia oleh Rusia terhadap pemimpin oposisi Alexei Navalny, dan dugaan pemberian hadiah pada tentara AS di Afghanistan.
“Bahkan saat kami bekerja dengan Rusia untuk memajukan kepentingan AS, kami juga berupaya meminta pertanggungjawaban Rusia atas tindakan sembrono dan permusuhannya,” ujar Psaki.
“Presiden telah lama menegaskan bahwa perjanjian New START adalah untuk kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat. Dan perpanjangan ini menjadi lebih masuk akal ketika hubungan dengan Rusia bermusuhan seperti saat ini,” kata sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki dalam sebuah briefing seperti dikutip dari Reuters, Jumat (22/1/2021).
Dia juga mengatakan Biden telah menugaskan komunitas intelijen AS untuk penilaian penuh atas pelanggaran siber Solar Winds, campur tangan Rusia dalam pemilu 2020, penggunaan senjata kimia oleh Rusia terhadap pemimpin oposisi Alexei Navalny, dan dugaan pemberian hadiah pada tentara AS di Afghanistan.
“Bahkan saat kami bekerja dengan Rusia untuk memajukan kepentingan AS, kami juga berupaya meminta pertanggungjawaban Rusia atas tindakan sembrono dan permusuhannya,” ujar Psaki.
Lihat Juga :