Wuhan Sudah Tes Virus Corona untuk 3 Juta Warga Sejak April

Jum'at, 15 Mei 2020 - 19:15 WIB
loading...
Wuhan Sudah Tes Virus...
Petugas medis melakukan tes pada warga di Wuhan, China. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Wuhan yang menjadi asal wabah virus corona di China telah melakukan tes pada lebih 3 juta warganya sejak April.

Kini kota itu fokus melakukan tes pada sisanya dari total 11 juta penduduk Wuhan. “Saat tes pada setiap orang itu selesai dilakukan, otoritas akan memiliki gambaran jelas jumlah kasus virus corona tanpa gejala saat bisnis dan sekolah dibuka lagi,” papar kantor berita Xinhua.

“Prioritas akan diberikan pada warga yang belum pernah menjalani tes, orang yang tinggal di kompleks perumahan yang sebelumnya memiliki kasus infeksi, serta warga lanjut usia atau di pemukiman padat,” ungakp hasil rapat pemerintah Wuhan, dilansir Xinhua.

Kekhawatiran atas gelombang kedua wabah muncul selama akhir pekan, saat Wuhan melaporkan satu klaster infeksi, pertama sejak lockdown dicabut di kota itu pada 8 April.

Infeksi baru itu sebelumnya merupakan kasus tanpa gejala, di mana seseorang terjangkit virus tapi tak memiliki gejala seperti demam.

Reuters berdasarkan dokumen internal pejabat distrik melaporkan pada 11 Mei bahwa Wuhan berencana melakukan tes asam nukleat selama 10 hari. Itu akan berupa jutaan tes yang dilakukan dalam rentang waktu yang singkat.

Wuhan melakukan total 1,79 juta tes dari 1 April hingga 13 Mei menurut data Reuters berdasarkan laporan harian komisi kesehatan kota Wuhan. (Baca Juga: Ilmuwan Whistleblower Covid-19 AS Beber Respons Kacau Pemerintah Trump)

Jika laporan Xinhua bahwa 3 juta tes yang dilakukan sejak April juga menggunakan data dari komisi kesehatan, itu arti 1,2 juta tes dilakukan pada 14 Mei saja.

Saat ini Wuhan mendeteksi beberapa dan lebih dari 12 infeksi tanpa gejala setiap hari. (Baca Juga: Covid-19 Mengganas di Rusia, 10.598 Orang Terinfeksi dalam 24 Jam)

Beberapa pakar menyatakan tes massal dalam skala luar biasa itu menunjukkan level kekhawatiran.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran, AS Tak Bisa Berbuat Banyak
China Gelar Latihan...
China Gelar Latihan Militer Dekat Taiwan, AS Kirim Jet Tempur F-16 Block 70 Viper
Wanita Ini Manjakan...
Wanita Ini Manjakan Selingkuhannya dengan Barang Mewah, Sementara Suaminya Hidup Hemat
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
7 Fakta Terbaru Tarif...
7 Fakta Terbaru Tarif Impor 32 Persen Trump untuk Indonesia, dari Penyebab hingga Produk Terdampak
Rekomendasi
Melinda Kenang Momen...
Melinda Kenang Momen Menegangkan saat Mengungkap Ingin Bercerai dari Bill Gates
Justin Bieber Disebut...
Justin Bieber Disebut Tidak Waras, Video Terbarunya Buat Penggemar Cemas
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
Berita Terkini
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
44 menit yang lalu
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
2 jam yang lalu
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
8 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
10 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
11 jam yang lalu
Infografis
RI Gelontorkan USD 3...
RI Gelontorkan USD 3 Juta untuk Membantu Afghanistan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved