China Terapkan Sanksi pada 28 Pejabat Era Trump, Termasuk Pompeo
Kamis, 21 Januari 2021 - 05:03 WIB
loading...
A
A
A
“Memaksa pria, wanita dan anak-anak ke dalam kamp konsentrasi; mencoba, pada dasarnya, mendidik kembali mereka menjadi penganut ideologi Partai Komunis China, semua itu berbicara tentang upaya melakukan genosida,” papar Blinken.
China telah berulang kali menolak tuduhan kekerasan pada Uighur di wilayah barat Xinjiang.
Panel Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan 1 juta orang Uighur dan Muslim lainnya telah ditahan di kamp-kamp.
Menanggapi tuduhan Xinjiang, juru bicara Kemlu China Hua Chunying mengatakan, "Pompeo telah membuat begitu banyak kebohongan dalam beberapa tahun terakhir, dan ini hanyalah kebohongan yang terang-terangan."
“Politisi AS ini terkenal karena berbohong dan curang, menjadikan dirinya bahan tertawaan dan badut,” ungkap Hua.
Hua mengatakan, “China berharap pemerintahan baru akan bekerja sama dengan China dalam semangat saling menghormati, menangani perbedaan dengan benar, dan melakukan lebih banyak kerja sama win-win di lebih banyak sektor."
"Kami berharap pemerintahan baru AS dapat memiliki penilaian yang masuk akal dan berpikiran dingin tentang masalah Xinjiang, di antara masalah lainnya," pungkas dia.
China telah berulang kali menolak tuduhan kekerasan pada Uighur di wilayah barat Xinjiang.
Panel Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan 1 juta orang Uighur dan Muslim lainnya telah ditahan di kamp-kamp.
Menanggapi tuduhan Xinjiang, juru bicara Kemlu China Hua Chunying mengatakan, "Pompeo telah membuat begitu banyak kebohongan dalam beberapa tahun terakhir, dan ini hanyalah kebohongan yang terang-terangan."
“Politisi AS ini terkenal karena berbohong dan curang, menjadikan dirinya bahan tertawaan dan badut,” ungkap Hua.
Hua mengatakan, “China berharap pemerintahan baru akan bekerja sama dengan China dalam semangat saling menghormati, menangani perbedaan dengan benar, dan melakukan lebih banyak kerja sama win-win di lebih banyak sektor."
"Kami berharap pemerintahan baru AS dapat memiliki penilaian yang masuk akal dan berpikiran dingin tentang masalah Xinjiang, di antara masalah lainnya," pungkas dia.
(sya)
Lihat Juga :