Pakar: Jangan Terlalu Berharap Soal Kunjungan Tim Penyelidik WHO ke China
Selasa, 19 Januari 2021 - 04:30 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
WUHAN - China akhirnya memberikan lampu hijau kepada tim penyelidik Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) untuk menyelidiki asal usul virus Covid-19. Namun, menurut seorang pakar yang berafiliasi dengan WHO, jangan berharap terlalu tinggi dengan kunjungan ke Wuhan tersebut.
Dale Fisher, ketua Jaringan Peringatan dan Respons Wabah Global menuturkan, harapan harus "sangat rendah" bahwa tim ahli WHO yang bertugas menyelidiki asal-usul pandemi Covid-19 akan mencapai kesimpulan dari perjalanan mereka ke China.
Baca: Selidiki Asal Usul COVID-19, Tim Ahli WHO Tiba di Wuhan
"Saya cenderung menetapkan ekspektasi kesimpulan yang sangat rendah untuk kunjungan ini," ucap Fisher dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters.
"Saya pikir ini adalah pertemuan penting, tetapi tidak boleh berlebihan dalam hal hasil kali ini," kata Fisher, yang mengambil bagian dalam misi WHO ke Wuhan tahun lalu.
Fisher, yang juga seorang profesor kedokteran di National University of Singapore menuturkan, para ahli WHO akan bertemu dengan peneliti dari China dan bertukar catatan tentang data apa yang mereka miliki, serta studi apa yang harus mereka lakukan lebih lanjut.
Dale Fisher, ketua Jaringan Peringatan dan Respons Wabah Global menuturkan, harapan harus "sangat rendah" bahwa tim ahli WHO yang bertugas menyelidiki asal-usul pandemi Covid-19 akan mencapai kesimpulan dari perjalanan mereka ke China.
Baca: Selidiki Asal Usul COVID-19, Tim Ahli WHO Tiba di Wuhan
"Saya cenderung menetapkan ekspektasi kesimpulan yang sangat rendah untuk kunjungan ini," ucap Fisher dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters.
"Saya pikir ini adalah pertemuan penting, tetapi tidak boleh berlebihan dalam hal hasil kali ini," kata Fisher, yang mengambil bagian dalam misi WHO ke Wuhan tahun lalu.
Fisher, yang juga seorang profesor kedokteran di National University of Singapore menuturkan, para ahli WHO akan bertemu dengan peneliti dari China dan bertukar catatan tentang data apa yang mereka miliki, serta studi apa yang harus mereka lakukan lebih lanjut.
Lihat Juga :