'Kepergian' Trump Bisa Ganggu Pembicaraan Damai Afghanistan

Selasa, 19 Januari 2021 - 02:30 WIB
loading...
A A A
"Lingkaran di dalam Demokrat tidak menginginkan penarikan sepenuhnya. Mereka mungkin memaksa Biden untuk mempertahankan setidaknya satu atau dua pangkalan di Afghanistan, bahkan setelah Mei, ”kata Yusufzai, merujuk pada penarikan pasukan AS, sebagai bagian dari kesepakatan Doha.

"Kekerasan yang meningkat di Afghanistan mungkin memberikan alasan bagi Biden untuk meminta peninjauan kembali perjanjian Doha," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency.

Baca: Trump Klaim China Ingin Bayar Teroris untuk Serang Pasukan AS di Afghanistan

Sementara itu, analis dan komentator politik yang berbasis di Kabul, Syed Eqbal, juga melihat prospek pergeseran, meski tidak terlalu drastis, dalam kebijakan AS menuju proses perdamaian Afghanistan.

“Tidak ada keraguan bahwa dorongan terakhir di Washington telah bergeser selama bertahun-tahun dari mengalahkan Taliban di medan perang, menjadi apa yang disebut jalan keluar 'bermartabat' dari Afghanistan, tetapi keluarnya pasukan dari Afghanistan] akan berbeda di bawah presiden baru," katanya.

Namun, menurut Salman Bashir, mantan Menteri Luar Negeri Pakistan, tidak melihat pembalikan proses perdamaian, meskipun ada perubahan pemerintahan di Washington dan tantangan yang membayangi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Berita Terkini
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved