WHO: Nasionalisme Vaksin Bikin Dunia di Ambang 'Bencana Kegagalan Moral'

Selasa, 19 Januari 2021 - 00:59 WIB
loading...
WHO: Nasionalisme Vaksin...
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, dunia berada di ambang kegagalan moral bencana dalam berbagi vaksin, dengan negara kaya menguasai sebagian besar dosis vaksin yang tersedia. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) , Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, dunia berada di ambang "kegagalan moral bencana" dalam berbagi vaksin , dengan negara kaya menguasai sebagian besar dosis vaksin yang tersedia. Dia mendesak negara dan produsen untuk menyebarkan dosis secara lebih adil ke seluruh dunia.

Ghebreyesus mengatakan, prospek distribusi yang adil berada pada "risiko serius" seperti skema pembagian vaksin COVAX yang bertujuan untuk mulai mendistribusikan vaksin pada bulan depan.

Dia mencatat 44 kesepakatan bilateral pembelian vaksin antara satu negara dengan produsen vaksin telah ditandatangani tahun lalu dan setidaknya 12 telah ditandatangani tahun ini. Baca juga: WHO Tolak Ide Penerbitan Paspor Vaksin untuk Pelancong Internasional

"Ini dapat menunda pengiriman COVAX dan menciptakan skenario yang dirancang untuk dihindari COVAX, dengan penimbunan, pasar yang kacau, tanggapan yang tidak terkoordinasi dan gangguan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan," katanya.

"Pendekatan "me-first" seperti itu membuat orang-orang termiskin dan paling rentan di dunia dalam risiko.Pada akhirnya tindakan ini hanya akan memperpanjang pandemi," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Selasa (19/1/2021).

Dia mendesak negara-negara untuk menghindari kesalahan yang sama yang dibuat selama pandemi H1N1 dan HIV. Baca juga: Efikasi Vaksin Sinovac 63,5%, Jubir Satgas Covid: Rekomendasi WHO di Atas 50% Dapat Diterima

Perebutan untuk mendapatkan lebih banyak dosis vaksin meningkat dengan tajam seiring dengan munculnya varian baru Covid-19 yang lebih menular dari varian lainnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Catatan Bersejarah Maroko...
Catatan Bersejarah Maroko Usai Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
SPMB PJJ Diresmikan,...
SPMB PJJ Diresmikan, Siap Jangkau Jutaan Anak Tidak Sekolah
Museum ITB Diresmikan,...
Museum ITB Diresmikan, Ruang Baru Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan
Berita Terkini
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Ayat Al-Quran tentang...
Ayat Al-Qur'an tentang Perang Badar dalam Seremoni Pemakaman Khamenei, Pujian atau Ejekan untuk Arab Saudi?
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved