AS Terancam Perang Saudara Jelang Pelantikan Joe Biden

loading...
AS Terancam Perang Saudara Jelang Pelantikan Joe Biden
Milisi bersenjata Boogaloo Boys, kelompok anti-pelantikan Presiden terpilih Joe Biden, bermunculan di Michigan, Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Rebecca Cook
WASHINGTON - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan dilantik Rabu, 20 Januari 2021. Namun gelombang protes sedang berlangsung di gedung-gedung Capitol di seluruh negara bagian hari ini (18/1/2021), di mana pengunjuk rasa bersenjata membuat ancaman untuk perang saudara atau perang sipil.

Baca juga : Nate Diaz Hina Khabib Nurmagomedov Banci: Khabib Memang Sialan!

Beberapa adegan yang paling mengkhawatirkan sejauh ini terjadi di Michigan—di mana Garda Nasional telah diaktifkan dan milisi bersenjata mengadakan konferensi pers.

Baca juga: Jelang Pelantikan Biden, Toko Senjata Seluruh AS Kewalahan Penuhi Permintaan



Seorang pria yang bersekutu dengan kelompok anti-pelantikan Biden; Boogaloo Boys—berdiri di samping para pemrotes yang mengenakan perlengkapan militer lengkap—meminta kelompok ekstrem dari kedua ujung spektrum politik untuk bersatu melawan pemerintah AS.

"Ini adalah kesempatan terakhir kami untuk menghindari pemerintahan tirani atau perang saudara berdarah dan tidak ada gunanya di antara rakyat Amerika, yang tidak memiliki banyak hal untuk melawan satu sama lain dan memiliki lebih banyak kesamaan daripada yang mereka sadari," kata pria tersebut yang tak disebutkan identitasnya.

Baca juga : Gigi Conor McGregor Patah Tumbal Kemenangan Meng-KO Dustin Poirier



"Pesan kami kepada pemerintah adalah, kami datang dengan damai. Kami tidak berniat melakukan kekerasan, tapi saya mohon dengan berlinang air mata dan suara saya pecah, jika Anda terus menindas rakyat Amerika, mereka tidak akan rasional lagi," ujarnya, seperti dikutip news.com.au.
halaman ke-1 dari 3
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top