Mengerikannya Pandemi COVID-19 di Brasil, 1.000 Meninggal Setiap Hari

Minggu, 17 Januari 2021 - 10:55 WIB
loading...
Mengerikannya Pandemi...
Brasil melaporkan 1.000 kematian akibat COVID-19 untuk hari kelima berturut-turut. Foto/Ilustrasi
A A A
BRASILIA - Brasil melaporkan lebih dari 1.000 kematian karena COVID-19 untuk hari kelima secara berturut-turut. Laporan itu dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan negara yang berada di Amerika Selatan itu.

Dalam laporannya, Kementerian Kesehatan Brasil menyatakan, ada 61.567 kasus baru virus Corona yang terkonfirmasi dalam dalam 24 jam terakhir dan 1.050 kematian, hari kelima berturut-turut dengan lebih dari 1.000 kematian.

Brasil kini telah mencatat 8.455.059 kasus sejak pandemi dimulai, dan jumlah kematian resmi telah meningkat menjadi 209.296, menurut data kementerian. Ini adalah wabah terburuk ketiga di dunia di luar Amerika Serikat dan India seperti dikutip dari Reuters, Minggu (17/1/2021).



Selain menghadapi gelombang kedua, Brasil sekarang juga berurusan dengan varian virus Corona baru yang berpotensi lebih menular yang berasal dari Amazon. Kondisi ini mendorong Inggris untuk memberlakukan larangan masuknya orang Brasil. Langkah Inggris kemudian diikuti oleh Italia.

Baca juga: Cegah Varian Virus Corona Brasil, Inggris Larang Penerbangan dari Amerika Latin

Pemerintahan Presiden Jair Bolsonaro , seorang sayap kanan yang merupakan mantan kapten angkatan darat dan sosok yang skeptis dengan pandemi COVID-19, mendapat kecaman keras atas penanganan krisis dan kegagalannya untuk menggelar program vaksinasi.

Bolsonaro dan pemerintahnya telah menyerukan "pengobatan dini" gejala COVID-19 sebagai bagian dari kampanye untuk mempromosikan penggunaan obat anti-malaria hydroxychloroquine, meskipun penelitian mendiskreditkan pengobatan semacam itu.

Platform media sosial Twitter bahkan sampai memperingatkan Kementerian Kesehatan Brasil bahwa tweet minggu lalu yang menyarankan orang-orang yang khawatir tentang gejala COVID-19 untuk memulai "pengobatan dini" melanggar aturannya tentang menyebarkan informasi yang menyesatkan dan berpotensi berbahaya tentang virus Corona baru.

Baca juga: Tingkat Kemanjuran Vaksin Sinovac China di Brasil Hanya 50,4%

"Namun, Twitter telah memutuskan bahwa mungkin merupakan kepentingan publik agar Tweet tetap dapat diakses," bunyi peringatan itu.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved