Tuding Iran Buat Senjata Nuklir, Prancis Desak Perjanjian Nuklir Dihidupkan Kembali
Minggu, 17 Januari 2021 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Tujuan utama perjanjian itu adalah untuk memperpanjang waktu yang dibutuhkan Iran untuk menghasilkan bahan fisil yang cukup untuk bom nuklir, jika diinginkan, menjadi setidaknya satu tahun dari sekitar dua hingga tiga bulan. Perjanjian itu juga mencabut sanksi internasional terhadap Teheran.
Baca juga: Iran Mulai Riset Bahan Bakar Nuklir Berbasis Logam Uranium
Para diplomat Barat mengatakan pelanggaran berulang Iran telah mengurangi "waktu breakout" menjadi jauh di bawah satu tahun.
Iran sendiri menyangkal niat untuk mempersenjatai program nuklirnya.
Dengan pemilihan presiden di Iran yang dijadwalkan pada bulan Juni nanti, Le Drian mengatakan sangat mendesak untuk memberitahu Iran bahwa ini sudah cukup serta membawa Iran dan AS kembali ke dalam kesepakatan.
Baca juga: Iran akan Usir Pengawas Nuklir PBB Hingga Sanksi Dicabut
Baca juga: Iran Mulai Riset Bahan Bakar Nuklir Berbasis Logam Uranium
Para diplomat Barat mengatakan pelanggaran berulang Iran telah mengurangi "waktu breakout" menjadi jauh di bawah satu tahun.
Iran sendiri menyangkal niat untuk mempersenjatai program nuklirnya.
Dengan pemilihan presiden di Iran yang dijadwalkan pada bulan Juni nanti, Le Drian mengatakan sangat mendesak untuk memberitahu Iran bahwa ini sudah cukup serta membawa Iran dan AS kembali ke dalam kesepakatan.
Baca juga: Iran akan Usir Pengawas Nuklir PBB Hingga Sanksi Dicabut
Lihat Juga :