Jet Tempur Siluman F-35 AS Miliki 871 Masalah, Termasuk 10 Cacat Kritis
Jum'at, 15 Januari 2021 - 01:04 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah pernyataan, perusahaan itu mengindikasikan bahwa sekitar 70 persen dari masalah yang tersisa adalah masalah "prioritas rendah", atau yang sudah disampaikan ke Kantor Program Bersama (JPO) F-35—badan Pentagon yang bertanggung jawab untuk pengembangan dan akuisisi—untuk penyelesaian.
Menurut Lockheed Martin, dari masalah-masalah "Kategori 1B", sembilan di antaranya telah menerima "rencana resolusi penutupan", dengan tujuh disampaikan kepada pemerintah yang menunggu tindakan.
Di antara masalah yang belum terselesaikan adalah masalah keamanan siber, serta jangka waktu yang lama untuk memperbaiki pesawat yang kompleks.
Baca juga: Lili Luo Si Putri Taipan China Tewas Telanjang, Penyebabnya Misterius
Mensimulasikan kinerja pesawat terhadap musuh hipotetis Rusia atau China adalah masalah lain yang diidentifikasi dalam laporan tersebut, dengan faktor yang mencegah pesawat disertifikasi sebagai pesawat siap tempur sepenuhnya. Simulasi untuk menguji kinerja F-35 terhadap pesaing sejenis dijadwalkan berlangsung pada bulan Desember, tetapi telah diundur, di mana peninjauan Kantor Uji dan Evaluasi Operasional selambat-lambatnya akhir Mei.
Menurut Lockheed Martin, dari masalah-masalah "Kategori 1B", sembilan di antaranya telah menerima "rencana resolusi penutupan", dengan tujuh disampaikan kepada pemerintah yang menunggu tindakan.
Di antara masalah yang belum terselesaikan adalah masalah keamanan siber, serta jangka waktu yang lama untuk memperbaiki pesawat yang kompleks.
Baca juga: Lili Luo Si Putri Taipan China Tewas Telanjang, Penyebabnya Misterius
Mensimulasikan kinerja pesawat terhadap musuh hipotetis Rusia atau China adalah masalah lain yang diidentifikasi dalam laporan tersebut, dengan faktor yang mencegah pesawat disertifikasi sebagai pesawat siap tempur sepenuhnya. Simulasi untuk menguji kinerja F-35 terhadap pesaing sejenis dijadwalkan berlangsung pada bulan Desember, tetapi telah diundur, di mana peninjauan Kantor Uji dan Evaluasi Operasional selambat-lambatnya akhir Mei.
Lihat Juga :