AS Jengkel Didesak Tarik Semua Bom Nuklirnya dari Jerman

Jum'at, 15 Mei 2020 - 12:24 WIB
loading...
AS Jengkel Didesak Tarik...
Eurofighter Typhoon (kiri) dan Dassault Rafale terlihat di ILA Air Show di Berlin, Jerman, 26 April 2018. Foto/REUTERS / Axel Schmidt / File Photo
A A A
BERLIN - Washington kesal dengan desakan para politisi Jerman agar Amerika Serikat (AS) menarik semua bom nuklirnya dari negara Eropa tersebut. Washington menuduh Berlin telah merusak pencegah nuklir NATO.

Desakan perlucutan senjata nuklir Amerika di negara sekutu NATO-nya itu muncul dari para politisi Partai Sosial Demokrat (SDP), partai koalisi junior pemerintah Kanselir Angela Merkel.

Rolf Muetzenich, pemimpin SDP di Bundestag (Parlemen), pada awal bulan ini menyerukan penarikan semua senjata nuklir AS dari Jerman. Seruan itu memecah belah koalisi, karena kubu konservatif Merkel tidak menghendaki seruan tersebut.

Kekesalan Washington disampaikan Duta Besar AS di Berlin, Richard Grenell, dalam sebuah opini untuk surat kabar Jerman; Die Welt. "Daripada merusak solidaritas yang membentuk dasar pencegahan nuklir NATO, sekarang saatnya bagi Jerman untuk memenuhi komitmennya kepada sekutunya dan untuk terus berinvestasi dalam partisipasi nuklir NATO," tulis diplomat tersebut. (Baca: SPD Jerman: Jika Trump Luncurkan Nuklir, Bisakah Kita Menghentikannya? )

“Kepemimpinan politik Jerman, khususnya SPD, sekarang harus menjelaskan bahwa Republik Federal menghormati komitmen ini dan mendukung sekutu-sekutunya,” ujar Grenell, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Intelijen Nasional AS, seperti dikutip Reuters, Jumat (15/5/2020).

Pernyataan Grenell itu adalah putaran terbaru dalam hubungan antara Berlin dan Washington yang sering tegang selama masa kepresidenan Donald Trump. Presiden Trump telah mendesak Jerman untuk meningkatkan pengeluaran pertahanannya dan menuduh Berlin sebagai "tawanan" Rusia karena ketergantungan energinya pada Moskow.

Tetapi komentar Grenell juga muncul sehari setelah Merkel mengutip "bukti kuat" bahwa Rusia berada di belakang serangan hacker 2015 di kantor Bundestag-nya, serangan yang dia sebut; "menyakitkan saya".

"Bahaya yang mengancam perdamaian di Eropa bukanlah 'anakronisme', seperti yang kita yakini," kata Grenell. (Baca juga: AS Gila-gilaan Bikin Senjata Nuklir, tapi Tak Berdaya Lawan Covid-19 )

"Invasi Rusia ke Ukraina, penyebaran rudal-rudal berkemampuan nuklir baru oleh Rusia di pinggiran Eropa dan kemampuan baru China, Korea Utara, dan negara-negara lain menegaskan bahwa ancaman itu terlalu hadir."

Perdebatan mengenai senjata nuklir dipicu oleh berita bulan lalu bahwa Kementerian Pertahanan Jerman ingin membeli 45 unit pesawat tempur F-18 dari Boeing AS untuk menggantikan pesawat Tornado yang sudah tua. Pesawat baru yang diinginkan harus mampu mengambil alih tugas militer Jerman dalam berbagi nuklir, di mana pesawat baru itu nantinya akan membawa bom nuklir AS ke target ketika krisis pecah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Bela Iran, Kelompok...
Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah
Rekomendasi
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved