Sudah 104 Kecelakaan Pesawat, Indonesia Tempat Paling Berbahaya di Asia

Senin, 11 Januari 2021 - 08:17 WIB
loading...
A A A
Direktur Utama maskapai, Jefferson Irwin Jauwena, mengatakan pesawat yang jatuh berusia 26 tahun dan sebelumnya digunakan oleh maskapai penerbangan di Amerika Serikat. Menurutnya, pesawat masih layak terbang.

Dia mengatakan kepada wartawan bahwa pesawat itu sebelumnya terbang pada hari yang sama.

Namun para ahli mengatakan penyelidikan diperlukan untuk menentukan apakah pesawat itu benar-benar cocok untuk terbang.

Situs jatuhnya pesawat dan kotak hitam pesawat telah ditemukan pada hari Minggu. Pihak berwenang saat ini sedang bekerja untuk mengambil perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit dari laut. Bahan yang ditarik dari air laut, termasuk kotak hitam, dapat memberikan gambaran tentang apa yang terjadi.

Tapi, konsultan penerbangan Indonesia Gerry Soejatman mengatakan penyelidikan bisa memakan waktu berminggu-minggu, bahkan mungkin berbulan-bulan.

Indonesia diharapkan akan memimpin penyelidikan, dengan pengamat internasional biasanya disambut juga. Menurut Soejatman, seharusnya ada laporan sementara dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi Indonesia dalam waktu satu bulan.

"Analisisnya akan dimulai dengan laporan itu," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved