China: Ekstremisme Membuat Wanita Uighur Jadi 'Mesin Pembuat Bayi'

Sabtu, 09 Januari 2021 - 06:42 WIB
loading...
A A A
"Sejak tindakan keras besar-besaran yang dimulai pada akhir 2016 mengubah Xinjiang menjadi negara polisi yang kejam, laporan saksi tentang campur tangan negara yang mengganggu ke dalam otonomi reproduksi telah tersebar di mana-mana," bunyi laporan Zenz.

"Secara keseluruhan, kemungkinan otoritas Xinjiang terlibat dalam sterilisasi massal wanita dengan tiga anak atau lebih."

Mantan tahanan di kamp Xinjiang mengatakan kepada AP bahwa mereka pernah dikenakan IUD paksa di kamp penahanan, dan apa yang tampak seperti suntikan pencegahan kehamilan, sementara yang lain dicekoki paksa pil KB atau disuntik dengan cairan, yang seringkali tanpa penjelasan.

“Tujuannya mungkin tidak untuk sepenuhnya menghilangkan populasi Uighur, tetapi itu akan sangat mengurangi vitalitas mereka,” kata ahli Uighur dari Universitas Colorado, Darren Byler, kepada AP pada saat itu.

"Ini akan membuat mereka lebih mudah untuk berasimilasi dengan populasi China arus utama."

Joanne Smith Finley, dari Universitas Newcastle Inggris, mengatakan kepada AP, bagaimanapun bahwa itu adalah "genosida".

“Ini tidak langsung, mengejutkan, pembunuhan massal di tempat, tetapi genosida yang perlahan dan menyakitkan,” katanya. “Ini adalah cara langsung untuk secara genetik mengurangi populasi Uighur."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Kejagung: Dugaan Pelanggaran...
Kejagung: Dugaan Pelanggaran Etik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Diproses
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Berita Terkini
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved