Trump Disebut Punya Rencana Memprovokasi Iran untuk Perang dengan AS
Rabu, 06 Januari 2021 - 04:27 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Ellsberg menyatakan keyakinannya bahwa informasi tentang plot tersebut ada dalam file bertanda "Top Secret" atau "Classified".
Ellsberg mencatat sejarah setelah membocorkan ribuan halaman dokumen Pentagon kepada pers, menunjukkan bahwa pemerintah AS tahu sejak awal bahwa hampir mustahil baginya untuk memenangkan Perang Vietnam. (Baca: Xi Jinping Perintahkan Tentara China Siap Perang Kapan Saja Tanpa Takut Mati )
Dokumen-dokumen itu menunjukkan bahwa, meski tahu tidak bisa menang, pemerintah menolak menghentikan permusuhan yang mengakibatkan kematian 59.000 prajurit Amerika, dan menyebabkan lebih dari satu juta orang Vietnam tewas dalam konflik.
Pentagon Papers diyakini telah secara signifikan merusak kepercayaan publik AS kepada pemerintah dan presiden saat itu; Richard Nixon, karena pernyataan resmi tentang keadaan Perang Vietnam sangat menyimpang dari penilaian yang dibuat dalam dokumen rahasia yang bocor.
Hubungan antara Iran dan AS di bawah pemerintahan Trump jauh dari bersahabat. Washington memberlakukan banyak sanksi ekonomi terhadap Iran sebagai bagian dari kebijakan "tekanan maksimum", secara teratur mengerahkan kapal militer ke Teluk Persia meskipun ada protes dari Teheran, mengirim drone pengintai ke perbatasannya dan membunuh salah satu jenderal negara itu, Qasem Soleimani, saat dia mengunjungi Irak.
Ellsberg mencatat sejarah setelah membocorkan ribuan halaman dokumen Pentagon kepada pers, menunjukkan bahwa pemerintah AS tahu sejak awal bahwa hampir mustahil baginya untuk memenangkan Perang Vietnam. (Baca: Xi Jinping Perintahkan Tentara China Siap Perang Kapan Saja Tanpa Takut Mati )
Dokumen-dokumen itu menunjukkan bahwa, meski tahu tidak bisa menang, pemerintah menolak menghentikan permusuhan yang mengakibatkan kematian 59.000 prajurit Amerika, dan menyebabkan lebih dari satu juta orang Vietnam tewas dalam konflik.
Pentagon Papers diyakini telah secara signifikan merusak kepercayaan publik AS kepada pemerintah dan presiden saat itu; Richard Nixon, karena pernyataan resmi tentang keadaan Perang Vietnam sangat menyimpang dari penilaian yang dibuat dalam dokumen rahasia yang bocor.
Hubungan antara Iran dan AS di bawah pemerintahan Trump jauh dari bersahabat. Washington memberlakukan banyak sanksi ekonomi terhadap Iran sebagai bagian dari kebijakan "tekanan maksimum", secara teratur mengerahkan kapal militer ke Teluk Persia meskipun ada protes dari Teheran, mengirim drone pengintai ke perbatasannya dan membunuh salah satu jenderal negara itu, Qasem Soleimani, saat dia mengunjungi Irak.
(min)
Lihat Juga :