Beredar, Video Simulasi Serangan Iran terhadap Pangkalan Militer AS
Senin, 04 Januari 2021 - 06:47 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Mohammad Baqeri pada Kamis pekan lalu menegaskan bahwa tidak ada tanggal kedaluwarsa untuk membalas dendam pada pembunuh Soleimani. Dia menambahkan bahwa penarikan pasukan Amerika dari Timur Tengah tidak bisa dihindari.
Pernyataan Baqeri muncul setelah para pejabat Iran menggambarkan serangan rudal balistik di pangkalan AS di Irak pada 8 Januari 2020 sebagai "tamparan pertama" untuk balas dendam.
Soleimani dibunuh bersama dengan komandan senior milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, dalam serangan pesawat tak berawak AS di mobil mereka di Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020.
Serangan itu, yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump, yang semakin meningkatkan ketegangan antara Teheran dan Washington. Ketegangan kedua negara telah mendidih sejak penarikan sepihak Amerika dari kesepakatan nuklir Iran 2015, yang juga dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dan penerapan kembali sanksi ekonomi yang ketat terhadap Republik Islam Iran pada Mei 2018.
Sebagai komandan Pasukan Quds, Soleimani diketahui terlibat dalam serangkaian operasi anti-terorisme di Timur Tengah. Dia juga sempat bergabung dengan AS dalam perangnya melawan Taliban di Afghanistan pada 2001. Dia juga membantu pemerintah Suriah dalam perangnya melawan kelompok militan tahun 2010-an.
Pernyataan Baqeri muncul setelah para pejabat Iran menggambarkan serangan rudal balistik di pangkalan AS di Irak pada 8 Januari 2020 sebagai "tamparan pertama" untuk balas dendam.
Soleimani dibunuh bersama dengan komandan senior milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, dalam serangan pesawat tak berawak AS di mobil mereka di Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020.
Serangan itu, yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump, yang semakin meningkatkan ketegangan antara Teheran dan Washington. Ketegangan kedua negara telah mendidih sejak penarikan sepihak Amerika dari kesepakatan nuklir Iran 2015, yang juga dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dan penerapan kembali sanksi ekonomi yang ketat terhadap Republik Islam Iran pada Mei 2018.
Sebagai komandan Pasukan Quds, Soleimani diketahui terlibat dalam serangkaian operasi anti-terorisme di Timur Tengah. Dia juga sempat bergabung dengan AS dalam perangnya melawan Taliban di Afghanistan pada 2001. Dia juga membantu pemerintah Suriah dalam perangnya melawan kelompok militan tahun 2010-an.
(min)
Lihat Juga :