Hizbullah: Israel Serang Situs Rudal Suriah karena Takut Jadi Ancaman Baru

Kamis, 14 Mei 2020 - 10:18 WIB
loading...
Hizbullah: Israel Serang...
Pemimpin Hizbullah Lebanon Sayyed Hassan Nasrallah memberi isyarat ketika ia berbicara kepada para pendukungnya melalui layar di Beirut, Lebanon. Foto/REUTERS/Aziz Taher
A A A
BEIRUT - Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan Israel sengaja menyerang manufaktur rudal di Suriah yang tak ada kaitannya dengan pasukan Iran maupun Hizbullah. Menurutnya, rezim Zionis takut situs-situs misil Damaskus akan jadi ancaman baru bagi negara mayoritas Yahudi tersebut.

"Sekutu Suriah mulai mengevakuasi pangkalan dan posisinya dua tahun lalu, tanpa ada kaitan dengan serangan Israel," kata Nasrallah, dalam pidato yang disiarkan di stasiun televisi Al Manar, seperti dikutip Reuters, Kamis (14/5/2020).

Nasrallah mengatakan Israel takut pembuatan rudal presisi bisa menciptakan bahaya baru bagi rezim Zionis, terlebih situasi saat ini pasukan Assad memegang kendali penuh wilayah Suriah.

"Di Suriah, ada pertempuran imajiner yang dilancarkan Israel, yang menyebut 'tidak mengizinkan kehadiran pasukan militer Iran di Suriah'," kata Nasrallah.

"Pasukan Hizbullah dan penasihat strategis Iran akan tetap di Suriah sesuai dengan kepentingan Suriah, dan serangan Israel tidak akan mengubah ini," imbuh dia. (Baca: Helikopter Israel Gempur Suriah dengan Serangan Rudal )

Pada pekan lalu, media Israel; Haaretz yang mengutip sumber pertahanan senior rezim Zionis, melaporkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir Israel telah secara signifikan meningkatkan cakupan serangannya di Suriah. Menurut laporan itu, ada tanda-tanda bahwa setelah serangan yang banyak di antaranya ditargetkan terhadap lokasi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah membuat Iran mulai menarik pasukannya dari Suriah.

Nasrallah mengatakan klaim pejabat pertahanan Israel tentang prestasi tentaranya di Suriah itu hanya bualan. "Publik Israel harus memahami bahwa kepemimpinannya berbohong dan menjualnya ilusi," katanya.

Menurutnya, serangan-serangan rezim Zionis memang menyebabkan kerusakan di Suriah. Namun, itu tidak membuat Hizbullah menuruti kehendak Israel.

"Setiap evakuasi atau pengurangan kehadiran terjadi dalam koordinasi dengan tentara Suriah dan merupakan hasil kemenangan, dan bukan seperti yang diklaim Israel," katanya.

“Kami tidak punya alasan untuk berada di daerah-daerah di mana kampanye (perang) telah dimenangkan, itulah sebabnya kami mengevakuasi pasukan dan mengembalikan mereka ke pangkalan mereka di Lebanon, termasuk Lebanon selatan. Hizbullah dan Iran telah berkorban sejak 2011 dan tidak pernah keluar dari wilayah Suriah berdasarkan keinginan Israel."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Ekstrem! Pasangan Ini...
Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran
Rekomendasi
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Berita Terkini
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal Canggih Jadi Ancaman bagi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved