Tentara Belanda Dilaporkan Bunuh Warga Sipil Afghanistan

Kamis, 24 Desember 2020 - 20:22 WIB
loading...
Tentara Belanda Dilaporkan...
Tentara Belanda dilaporkan membunuh warga sipil di Afghanistan dalam sebuah operasi militer pada 2017 lalu. Foto/Ist
A A A
AMSTERDAM - Tentara Belanda membunuh warga sipil di Afghanistan dalam sebuah operasi militer pada 2017 lalu. Hal itu diungkapkan oleh seorang veteran perang Afghanistan Negeri Kincir Angin tersebut.

Servie Holzken, seorang mantan tentara Belanda, dalam sebuah wawancara dengan media setempat, Trouw mengatakan bahwa pasukan Belanda mungkin telah membunuh warga sipil saat menembaki dua rumah di provinsi Uruzgan, Afghanistan tengah pada tahun 2017. ( Baca juga: Jaringan Alumni Belanda Gelar Kuliah Umum Publikasi Jurnal Nasional dan Internasional )

Holzken mengatakan, mereka menargetkan rumah-rumah yang mereka kira milik milisi Taliban dan ketika orang-orang mulai melarikan diri dari rumah-rumah itu, tentara melepaskan tembakan saat mereka mendapat perintah melalui walkie-talkie.

"Tidak ada yang membalas tembakan dari rumah dan tidak ada suara tembakan yang terdengar," kata Holzken dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (24/12/2020).

Seorang tentara lainnya, yang tidak mau disebutkan namanya, juga membenarkan kejadian itu ke Trouw. ( Baca juga: Terkonfirmasi, Akun Twitter Trump Diretas dengan Password 'MAGA2020!' )

Kementerian Pertahanan Belanda mengatakan mereka "terkejut" dengan klaim "sangat serius" itu dan mengatakan akan melakukan penyelidikan awal dengan jaksa penuntut umum.

Klaim tersebut muncul setelah adanya sebuah laporan pada bulan lalu yang mengklaim pasukan khusus Australia di Afghanistan membunuh 39 tahanan tak bersenjata dan warga sipil, dan bahwa tentara junior telah dipaksa untuk membunuh tawanan yang tidak menimbulkan ancaman.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Rob Jetten Dilantik...
Rob Jetten Dilantik sebagai PM Gay Pertama Belanda
Pejabat Belanda: Anda...
Pejabat Belanda: Anda Dapat Meretas Jet Tempur Siluman F-35, Sama seperti iPhone
Inilah Rob Jetten, Calon...
Inilah Rob Jetten, Calon PM Termuda Belanda yang Mengaku Gay
Media Belanda Bongkar...
Media Belanda Bongkar Penyebab Dean James Batal Gabung Timnas Indonesia
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved