Remaja Inggris Meninggal karena Penyakit Mirip Kawasaki yang Terkait Covid-19

Kamis, 14 Mei 2020 - 09:22 WIB
loading...
A A A
Kondisi yang diderita remaja itu mirip dengan penyakit Kawasaki, yang terutama menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun, dengan berbagai gejala termasuk suhu tinggi, ruam, pembengkakan dan respons shock-style yang beracun.

Hanna, yang merupakan konsultan dalam perawatan intensif anak-anak, mengatakan mereka yang menderita penyakit itu memiliki waktu tinggal lama di rumah sakit, dengan beberapa di antaranya dirawat hingga tiga minggu.

"Mayoritas berada dalam ketergantungan tinggi, jadi bukan tingkat perawatan intensif tertinggi," katanya kepada kantor berita PA,Kamis (14/5/2020). (Baca juga: WHO: Seperti HIV, Virus Corona Mungkin Tak Akan Pernah Hilang )

"Kami memiliki beberapa anak dalam perawatan intensif tetapi mereka saat ini tidak memerlukan tingkat dukungan tertinggi, yang baik karena beberapa anak yang kami miliki sebelum ini jauh lebih sakit," paparnya.

Anak terkecil dalam kelompok kasus adalah anak usia empat tahun. Dua dari anak-anak dalam kelompok itu, termasuk anak lelaki yang meninggal, mengalami obesitas.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
6 Orang Meninggal dalam...
6 Orang Meninggal dalam Sepekan, Covid-19 di Jakarta Terkendali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved