Pendeta Ini Sebut Kiamat Akan Terjadi Minggu Depan

Rabu, 16 Desember 2020 - 13:25 WIB
loading...
Pendeta Ini Sebut Kiamat...
Pendeta Evangelis Paul Begley menyebut hari kiamat akan terjadi pada 21 Desember. Foto/Daily Star
A A A
WASHINGTON - Sebuah teori konspirasi liar muncul kembali yang menyatakan dunia akan berakhir hanya beberapa hari sebelum Natal. Teori ini muncul berdasarkan pada peristiwa bersejajarnya dua planet saat titik balik matahari musim dingin dan menandai akhir hari.

Inilah yang diyakini oleh Pendeta Evangelis dan Youtuber Paul Begley yang telah dikenal dengan klaimnya yang aneh atas kiamat .

Dalam peringatan terbarunya mengenai akhir dunia, Bagley mengatakan bahwa kiamat akan melanda pada 21 Desember atau minggu depan. Lucunya, hari itu bertepatan dengan hari ulang tahun bintang internet itu.



Ahli teori konspirasi itu menganggap bahwa hari kiamat tinggal menghitung hari berdasarkan bukti yang ditemukan di kalender suku Maya. Ia juga merujuk pada orbit planet Yupiter dan Saturnus sebagai alasan di balik peringatan anehnya.

"Orbit Jupiter dan Saturnus berarti mereka membentuk fenomena 'planet ganda' di langit pada tanggal 21 Desember. Ini akan menjadi 'konjungsi' pertama dari keduanya sejak 1623," kata Begley.

"Dan secara kebtetulan, tanggal tersebut adalah titik awal balik matahari musim dingin, yang berarti ada tiga 'peristiwa kenabian' yang terjadi pada waktu yang sama," imbuhnya seperti dikutip dari Daily Star, Rabu (16/12/2020).

Tapi ini bukan pertama kalinya para ahli teori konspirasi menggunakan kalender Maya untuk menentukan akhir zaman.

Kembali pada tahun 2012 banyak yang memperingatkan bahwa dunia akan berakhir pada 21 Desember, saat kalender suku kuno di Amerika Tengah itu habis. Namun jelas, itu tidak terjadi.(Baca juga: Nasehat Menghadapi Ujian dan Fitnah Akhir Zaman )

Meski begitu menurut Begley, tanggal sebenarnya adalah delapan tahun kemudian dan hanya akan berlangsung beberapa hari sebelum Natal.

"Suku Maya sekarang mengatur ulang dan mengatakan ini pasti bisa menjadi akhir dunia seperti yang kita tahu," ujar Bagley dalam video baru di saluran YouTube-nya.

"Tentu saja, para tetua suku Maya berkata bahwa ini bisa saja menjadi akhir dunia saat ini. Mereka mungkin telah membuat kesalahan," imbuhnya.

“Yah, mereka jelas membuat kesalahan pada 21 Desember 2012, jadi mereka bilang mungkin hari ini akan menjadi akhir dunia," sambungnya.(Baca juga: 9 Orang yang Tidak Akan Diajak Bicara Allah Ta'ala di Hari Kiamat )

“Dan mereka membuat prediksi jika ini bukan akhir dunia hari ini, pasti ulang tahun saya akan datang lagi. 21 Desember 2020, selama pertemuan besar ketika Yupiter dan Saturnus berada dalam jarak 0,1 derajat satu sama lain dan menciptakan bintang paling terang di langit sejak bintang Betlehem,” ucapnya.

Bagley menambahkan: “Ini akan menjadi Jupiter dan Saturnus terdekat sejak 1623 dan bahkan tidak akan sedekat itu lagi selama 500 tahun lagi."

“Jadi ini sangat langka dan akan terjadi pada titik balik matahari musim dingin," tuturnya.

“Itu akan terjadi pada 21 Desember 2020," tukasnya.

Namun, Begley sebelumnya juga telah mengumumkan nubuat atau ramalan yang belum cukup berhasil.

The Sun melaporkan bahwa ia mengatakan gerhana matahari annular pada 21 Juni lalu adalah tanda tertentu dari akhir zaman.(Baca juga: Kiamat Kian Dekat dan Pembalasan bagi Orang yang Mendustakan Ad-din? )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Daftar Negara yang Sudah...
Daftar Negara yang Sudah Buat Buku Panduan Hadapi Perang Dunia III untuk Warganya
Jam Kiamat Digeser Lebih...
Jam Kiamat Digeser Lebih Dekat ke Tengah Malam, Perang dan Bencana Global Mengkhawatirkan
Nabi Gadungan Bikin...
Nabi Gadungan Bikin Panik Warga Satu Negara, Tebar Ketakutan akan Terjadi Banjir Kiamat
Pria Ini Mengaku Nabi,...
Pria Ini Mengaku Nabi, Klaim Diperintah Tuhan Bikin 8 Kapal Raksasa karena Kiamat Terjadi pada Natal 2025
Dimatikan Taliban, Afghanistan...
Dimatikan Taliban, Afghanistan Kiamat Internet 2 Hari Berturut-turut
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved