Saudi Deklarasikan Kemenangan atas Covid-19

Senin, 14 Desember 2020 - 18:49 WIB
loading...
Saudi Deklarasikan Kemenangan...
Pejabat kesehatan Arab Saudi menyatakan kemenangan atas virus Corona dan mengatakan Covid-19 telah terkendali. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Pejabat kesehatan Arab Saudi menyatakan kemenangan atas virus Corona dan mengatakan Covid-19 telah terkendali. Saudi mencatat "hanya" 139 kasus infeksi baru, pertama kali angkanya di bawah 150 sejak pandemi mulai terjadi pada Maret.

Peta kasus Covid-19 mingguan yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Saudi menunjukkan bahwa hampir semua wilayah Saudi berada di "zona aman". ( Baca juga: Jurnalis Perempuan Ini Gugat Putra Mahkota Saudi atas Tuduhan Pelecehan )

"Kami berada di antara negara-negara dengan kontrol dan penurunan kasus yang nyata," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Saudi, Mohammed Al-Abd Al-Aly dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Arab News pada Senin (4/12/2020).

"Saudi sekarang memiliki kendali lebih besar atas pandemi. Pencapaian ini karena kepatuhan masyarakat terhadap tindakan yang dilakukan. Tidak mungkin tanpa koordinasi antara masyarakat dan otoritas terkait dalam menghadapi pandemi ini untuk memastikan kesehatan dan keselamatan semua orang," sambungnya.

Dia kemudian mengatakan kelompok pertama vaksin Covid-19 buatan Pfizer akan tiba di Saudi dalam beberapa hari ke depan dan dia mendesak semua orang untuk melakukan vaksinasi, termasuk orang yang sudah pulih dari virus itu.

"Laporan data dari seluruh dunia tentang vaksin menunjukkan pertanda bai. Vaksin penting untuk menjamin keamanan masyarakat dan kesehatan masyarakat. Kami mengulangi seruan agar semua mendapatkan vaksin, termasuk mereka yang telah pulih," tutur Al-Aly.

"Kami mengulangi seruan agar semua mendapatkan vaksin, termasuk mereka yang sudah sembuh. Tidak ada penelitian yang dapat mengkonfirmasi atau menyangkal infeksi kedua setelah beberapa waktu berlalu dari diagnosis awal mereka," ungkapnya.

Al-Aly mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak diperlukan sebelum melakukan vaksinasi dan individu yang mendaftar untuk vaksinasi akan melalui wawancara biasa tentang kesehatan mereka. ( Baca juga: Ada Pandemi, Tahun Ini Malah Jadi Kebangkitan Investor Domestik )

Wakil Presiden Otoritas Makanan dan Obat Saudi (SFDA), Adel Al-Harf mengatakan bahwa mereka yang berusia 16 tahun ke atas adalah yang disarankan untuk melakukan vaksinasi dan bahwa vaksin akan diberikan dalam dua dosis dengan selang waktu 20 hari antara setiap dosis untuk mencapai hasil maksimal.

Menurut Al-Harf, vaksin Pfizer hanya akan tersedia di rumah sakit pemerintah pada awalnya dan mereka akan bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menyediakannya ke rumah sakit swasta pada waktunya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved