Tentara India Racuni Teman lalu Memerkosa Istrinya

Senin, 14 Desember 2020 - 09:34 WIB
loading...
Tentara India Racuni...
Seorang tentara India meracuni teman lalu memerkosa istri korban. Foto/Ilustrasi SINDOnews.com
A A A
NEW DELHI - Seorang tentara Angkatan Darat berpangkat Kolonel di India diselidiki polisi atas tuduhan memerkosa istri temannya sendiri, seorang wanita berkebangsaan Rusia. Dalam aksinya, tentara itu terlebih dahulu meracuni suami korban dengan memasukkan obat penenang di minumannya.

Suami korban, seorang warga sipil, mengajukan Laporan Informasi Pertama (FIR) terhadap perwira Angkatan Darat di Kantor Polisi Cantonment. Menurut pelapor, istrinya adalah warga Rusia dan telah tinggal di India selama 10 tahun terakhir. (Baca: Penembakan Hebohkan Pertunjukan Kidung Natal di Gereja AS )

Inspektur Polisi Raj Kumar Agarwal, seperti dikutip India Today, Senin (14/12/2020), mengatakan dalam pengaduan tersebut, suami korban mengatakan bahwa sang Kolonel telah mengundang istrinya dan dia ke pesta dalam rangka kenaikan pangkatnya menjadi Kolonel dari Letnan Kolonel pada hari Sabtu.

Agarwal menambahkan bahwa polisi telah meluncurkan penyelidikan dan upaya sedang dilakukan untuk menangkap Kolonel tersebut.

Suami korban mengaku bahwa dia ditawari minuman memabukkan yang membuatnya tidak sadarkan diri, setelah itu tersangka memerkosa istrinya. (Baca juga: Ketika 'Yesus Kulit Hitam' Lahir di Hutan Amazon yang Terbakar Parah )

Tersangka juga diduga menyerang wanita tersebut ketika dia melakukan perlawanan. Beberapa tim polisi telah dibentuk untuk menangkap tersangka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Berita Terkini
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved