Unjuk Kekuatan, 6 Pembom Nuklir AS Berkeliaran di Eropa dan Pasifik
Rabu, 13 Mei 2020 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
STRATCOM secara spesifik menekankan bahwa pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona baru, SARS-CoV-2, tidak menghalangi kemampuannya untuk menjalankan misi.
"STRATCOM memiliki tanggung jawab global yang mencakup pencegahan strategis, operasi nuklir, serangan global, pertahanan rudal, dan analisis serta penargetan," papar komando tersebut.
Misi pesawat-pesawat pembom nuklir itu berlangsung ketika pandemi Covid-19 mengganas di Amerika. Lebih dari 1 juta orang di negara itu positif terinfeksi virus dengan lebih dari 80.000 jiwa meninggal. Virus juga menyebar di kalangan militer.
Pada Senin lalu, Departemen Pertahanan Amerika melaporkan 5.316 personel militer terinfeksi virus corona baru dengan 2.218 di antaranya berhasil disembuhkan.
Sebelumnya, Kepala Operasi Angkatan Laut Amerika Laksamana Mike Gilday mengatakan bahwa Angkatan Laut saat ini memiliki enam kapal induk yang aktif di laut. Komentar itu disampaikan setelah wabah Covid-19 melanda kapal induk USS Theodore Roosevelt.
"STRATCOM memiliki tanggung jawab global yang mencakup pencegahan strategis, operasi nuklir, serangan global, pertahanan rudal, dan analisis serta penargetan," papar komando tersebut.
Misi pesawat-pesawat pembom nuklir itu berlangsung ketika pandemi Covid-19 mengganas di Amerika. Lebih dari 1 juta orang di negara itu positif terinfeksi virus dengan lebih dari 80.000 jiwa meninggal. Virus juga menyebar di kalangan militer.
Pada Senin lalu, Departemen Pertahanan Amerika melaporkan 5.316 personel militer terinfeksi virus corona baru dengan 2.218 di antaranya berhasil disembuhkan.
Sebelumnya, Kepala Operasi Angkatan Laut Amerika Laksamana Mike Gilday mengatakan bahwa Angkatan Laut saat ini memiliki enam kapal induk yang aktif di laut. Komentar itu disampaikan setelah wabah Covid-19 melanda kapal induk USS Theodore Roosevelt.
(min)
Lihat Juga :