AS Ternyata Uji Rudal Tomahawk sebelum Rusia Jajal Triad Nuklir
Sabtu, 12 Desember 2020 - 06:53 WIB
loading...
Kapal perang USS Chafee saat menguji tembak rudal jelajah Tomahawk varian Block V pada 1 Desember 2020. Foto/US Navy
A
A
A
CALIFORNIA - Rusia telah unjuk kekuatan triad nuklirnya pada hari Rabu yang memicu media-media Barat menggemakan isyarat bahwa Presiden Vladimir Putin siap untuk perang nuklir. Namun, Amerika Serikat (AS) ternyata menguji tembak rudal jelajah Tomahawk Block V jauh hari sebelumnya, yakni pada 1 Desember lalu.
Kapal perang USS Chafee kelas Arleigh Burke membuat sejarah dengan menjadi yang pertama meluncurkan dan menguji secara operasional rudal jelajah Tomahawk varian Block V. (Baca: Putin Unjuk Kekuatan Triad Nuklir Rusia, Isyarat Siap Perang Nuklir )
Uji tembak misil pada 1 Desember berlangsung di test range Pasifik saat kapal perang tersebut ditugaskan ke Carrier Strike Group ONE dengan kapal induk USS Carl Vinson.
Pacific Missile Range Facility, Barking Sands adalah fasilitas Angkatan Laut AS dan bandara yang terletak di dekat Kekaha, di Kauai County, Hawaii, Amerika Serikat.
Menurut Raytheon sebagai produsen misil Tomahawk, AS dan militer sekutunya telah menguji coba Tomahawk dengan GPS sebanyak 550 kali dan menggunakannya dalam pertempuran lebih dari 2.300 kali. Penggunaan terbaru adalah pada tahun 2018, ketika kapal perang dan kapal selam Angkatan Laut AS meluncurkan 66 rudal Tomahawk ke fasilitas senjata kimia Suriah. (Baca: Jumlah Pemeluk Islam di Israel Meningkat, Ini Penyebabnya )
Kapal perang USS Chafee kelas Arleigh Burke membuat sejarah dengan menjadi yang pertama meluncurkan dan menguji secara operasional rudal jelajah Tomahawk varian Block V. (Baca: Putin Unjuk Kekuatan Triad Nuklir Rusia, Isyarat Siap Perang Nuklir )
Uji tembak misil pada 1 Desember berlangsung di test range Pasifik saat kapal perang tersebut ditugaskan ke Carrier Strike Group ONE dengan kapal induk USS Carl Vinson.
Pacific Missile Range Facility, Barking Sands adalah fasilitas Angkatan Laut AS dan bandara yang terletak di dekat Kekaha, di Kauai County, Hawaii, Amerika Serikat.
Menurut Raytheon sebagai produsen misil Tomahawk, AS dan militer sekutunya telah menguji coba Tomahawk dengan GPS sebanyak 550 kali dan menggunakannya dalam pertempuran lebih dari 2.300 kali. Penggunaan terbaru adalah pada tahun 2018, ketika kapal perang dan kapal selam Angkatan Laut AS meluncurkan 66 rudal Tomahawk ke fasilitas senjata kimia Suriah. (Baca: Jumlah Pemeluk Islam di Israel Meningkat, Ini Penyebabnya )
Lihat Juga :