Arab Saudi Akan Terapkan Jam Malam 24 Jam saat Libur Idul Fitri

Rabu, 13 Mei 2020 - 07:01 WIB
loading...
Arab Saudi Akan Terapkan...
Suasana kota Riyadh setelah pemerintah melonggarkan lockdown di Riyadh, Arab Saudi, 7 Mei. Foto REUTERS/Ahmed Yosri
A A A
RIYADH - Arab Saudi akan menerapkan jam malam 24 jam di penjuru negeri selama lima hari libur Idul Fitri pada akhir bulan ini untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kebijakan ini diumumkan Kementerian Dalam Negeri Saudi pada Selasa (12/5) waktu setempat.

“Jam malam berlaku dari 23 Mei hingga 27 Mei setelah akhir bulan Ramadhan,” ungkap pengumuman terbaru Kementerian Dalam Negeri Saudi.

“Hingga saat itu, perusahaan bisnis dan komersial akan tetap buka seperti sekarang dan orang dapat bergerak bebas antara pukul 9 pagi hingga 5 sore, kecuali di Makah yang masih dalam jam malam penuh,” papar pernyataan yang dirilis kantor berita SPA.

Saudi sebelumnya telah menerapkan jam malam 24 jam di sebagian besar kota dan wilayah tapi melonggarkannya pada awal Ramadhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Trump Tuduh China Pegang...
Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah
Rekomendasi
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Roy Suryo Ajukan Gugatan...
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan ke 3 Terkait Ganti Kerugian ke PN Jaksel
BPOM Temukan 14 Kosmetik...
BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Ini Daftarnya!
Berita Terkini
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Infografis
Arab Saudi Akan Sulap...
Arab Saudi Akan Sulap Lokasi Kaum Tsamud Diazab Jadi Tempat Wisata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved