Palestina Marah atas Normalisasi Israel-Maroko: Itu Dosa....
Jum'at, 11 Desember 2020 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
“Setiap mundurnya orang Arab dari Arab Peace Initiative (2002), yang menetapkan bahwa normalisasi hanya terjadi setelah Israel mengakhiri pendudukannya atas tanah Palestina dan Arab, tidak dapat diterima dan meningkatkan sikap agresif Israel dan penolakannya terhadap hak-hak rakyat Palestina,” kata Salhi, seperti dikutip Al Jazeera, Jumat (11/12/2020).
Di Gaza, juru bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan; “Itu adalah dosa dan tidak melayani rakyat Palestina. Pendudukan Israel menggunakan setiap normalisasi baru untuk meningkatkan agresinya terhadap rakyat Palestina dan meningkatkan perluasan pemukimannya."
Raja Maroko Mohammmed mengatakan kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam panggilan telepon pada hari Kamis bahwa Rabat mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina. Isi panggilan telepon itu disampaikan pihak Kerajaan Maroko dalam sebuah pernyataan.
Raja menambahkan negosiasi antara Israel dan Palestina adalah satu-satunya cara untuk mencapai solusi akhir, abadi dan komprehensif untuk konflik tersebut.
Di Gaza, juru bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan; “Itu adalah dosa dan tidak melayani rakyat Palestina. Pendudukan Israel menggunakan setiap normalisasi baru untuk meningkatkan agresinya terhadap rakyat Palestina dan meningkatkan perluasan pemukimannya."
Raja Maroko Mohammmed mengatakan kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam panggilan telepon pada hari Kamis bahwa Rabat mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina. Isi panggilan telepon itu disampaikan pihak Kerajaan Maroko dalam sebuah pernyataan.
Raja menambahkan negosiasi antara Israel dan Palestina adalah satu-satunya cara untuk mencapai solusi akhir, abadi dan komprehensif untuk konflik tersebut.
(min)
Lihat Juga :