Covid-19 dan Perang Membuat 270 Juta Warga Dunia Terancam Kelaparan

Jum'at, 11 Desember 2020 - 06:38 WIB
loading...
A A A
Yaman kini sedang dilanda perang sipil antara tentara pendukung Presiden Abdrabbuh Mansur Hadi dan tentara mantan Presiden Ali Abdullah Saleh sejak 2015. Menurut PBB dan sumber lainnya, jumlah korban tewas mencapai 10.000 orang dari Maret 2015-November 2017, termasuk di dalamnya 5.200 warga sipil.

“Saat ini, ratusan juta warga dunia di ambang kelaparan,” ujar Beasley. “Di pihak lain, kita memegang kekayaan sekitar USD400 triliun. Selama pandemi, pundi-pundi kekayaan sekelompok orang naik sekitar USD2,7 triliun dalam 90 hari. Kita hanya perlu menyumbangkan USD5 miliar untuk menyelamatkan saudara kita.”

Sebelumnya, WFP menyatakan lebih dari 30 negara berkembang pernah mengalami musibah kelaparan, 10 di antaranya ekstrem. Kondisinya sangat memprihatinkan. Menurut Beasley, beberapa orang di wilayah itu bahkan tidak makan berhari-hari, menderita sakit, dan meninggal dunia akibat kurangnya nutrisi. (Baca juga: Ampuh Tingkatkan Imunitas, Bagaimana Vaksin Bekerja?)

“Orang-orang yang paling terpapar risiko kelaparan berada di 10 negara yang tengah mengalami konflik, krisis ekonomi, dan perubahan iklim,” kata Beasley. Jutaan orang di dunia bergantung pada bantuan makanan agar terhindar dari kelaparan. Beasley juga mendesak dunia agar bertindak lebih bijak dan cepat.

WFP khawatir krisis kelaparan akan semakin memburuk menyusul adanya wabah Covid-19 . Meski tidak seburuk pasca Perang Dunia II, Covid-19 membuat ekonomi dunia mengalami resesi. Mereka mendesak agar negara kaya mendonasikan USD2 miliar, di mana USD350 juta digunakan untuk suplai makanan dan medis.

"Saya kira 2020 akan menjadi tahun yang buruk sejak Perang Dunia II. Kita memprediksi krisisi kelaparan bisa terjadi pada akhir tahun ini," kata Beasley. "Saya berharap anggaran kami bisa ditingkatkan dua kali lipat," tambahnya mengacu pada sumbangan dana yang diterima WFP senilai USD7,5 miliar pada tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved