Pertama dalam Sejarah AS, Perempuan Pimpin Kapal Induk Nuklir

Rabu, 09 Desember 2020 - 01:04 WIB
loading...
A A A
"Kami adalah kelas pertama yang lulus karena mengetahui dan merasa terhormat dengan hak istimewa untuk bisa ikut mengabdi bersama rekan-rekan kami lainnya dalam pertempuran," katanya.

Setelah mendapatkan sayapnya selama dua tahun dari akademi, dia bergabung dengan Helikopter Anti-kapal selam Squadron Light (HSL) 45, juga dikenal sebagai "Wolfpack," dan ditempatkan di kapal perusak USS John Young, mendukung operasi larangan maritim.

Kemudian, dia dipilih untuk memimpin Helicopter Maritime Strike Squadron (HSM) 70, mendukung Operation Enduring Freedom di atas kapal induk USS George H.W. Bush. (Baca juga: Jet Tempur F-18 Super Hornet Australia Senilai Rp785,6 Miliar Jatuh )

Selama kariernya yang luar biasa, yang juga terlibat sebagai pilot instruktur, Bauernschmidt telah menghabiskan lebih dari 3.000 jam terbang di pesawat Angkatan Laut. Catatan itu merupakan data resmi Angkatan Laut.

Prestasinya baru-baru ini untuk memimpin sebuah kapal induk bukanlah pertama kalinya dia membuat sejarah di Angkatan Laut Amerika. Bauernschmidt juga perempuan pertama yang menjabat sebagai pejabat eksekutif (XO) di sebuah kapal induk. Dia adalah orang kedua di komando kapal induk USS Abraham Lincoln.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved