China dan Nepal Revisi Ketinggian Gunung Everest

Selasa, 08 Desember 2020 - 18:28 WIB
loading...
A A A
"Sekarang kami memiliki tim teknis muda (yang juga bisa pergi ke puncak Everest), kami bisa melakukannya sendiri," sambung Dhakal seperti dikutip dari BBC, Selasa (8/12/2020).

Ketinggian Gunung Everest sempat dipertanyakan setelah beberapa ahli geologi menyatakan gempa bumi besar pada tahun 2015 mungkin berdampak pada ketinggian Gunung Everest. Gempa berkekuatan 7,8 menewaskan hampir 9.000 orang di Nepal, dan menyebabkan longsoran salju yang mengubur bagian dari base camp di gunung tersebut. Sedikitnya 18 pendaki tewas.

Beberapa ahli geologi mengatakan gempa bumi mungkin telah menyebabkan topi salju Everest menyusut.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa beberapa puncak Himalaya lainnya seperti Langtang Himal, sebagian besar di utara Kathmandu dan dekat dengan pusat gempa, telah berkurang ketinggiannya kira-kira satu meter setelah gempa bumi.

Yang lain berpendapat bahwa Gunung Everest, seperti puncak Himalaya lainnya, mungkin benar-benar tumbuh seiring waktu karena pergeseran lempeng tektonik yang didudukinya. Tetapi para ahli mengatakan gempa bumi besar dapat mengakibatkan proses itu terbalik.

"Gempa tahun 2015 juga menjadi alasan utama mengapa kami mengukur ulang gunung tersebut," ungkap Dhakal.

Ketinggian pegunungan diukur dengan permukaan laut rata-rata sebagai dasarnya. Jadi ini bukan tentang mengerjakan di mana bagian atas, daripada di mana bagian bawah akan berada.

Nepal menggunakan Teluk Benggala sebagai permukaan lautnya, tetapi India telah mensurvei titik yang lebih dekat ke Everest, dekat perbatasan India-Nepal, dari teluk, dan mampu memberikan ketinggian pada titik tersebut bagi surveyor Nepal.

Dari sana, Nepal membangun jaringan stasiun garis pandang yang membentang hampir 250 km hingga titik Everest pertama kali terlihat, menciptakan rantai titik yang dapat diukur dan dijumlahkan.

Para surveyor China, menurut China Daily yang dikelola pemerintah, menggunakan Laut Kuning di provinsi timur Shandong sebagai pangkalan permukaan laut mereka.

China sebelumnya telah melakukan dua pengukuran ketinggian Gunung Everest - pertama pada tahun 1975 dan kemudian pada tahun 2005.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Hotman Paris Sindir...
Hotman Paris Sindir Mantan yang Pamer Pasangan Baru, Sindir Sarwendah?
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved