Soal Perbaikan Hubungan, China: Semua Terserah kepada AS

Senin, 07 Desember 2020 - 17:23 WIB
loading...
Soal Perbaikan Hubungan,...
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengatakan bahwa terserah Amerika Serikat (AS) untuk membuat keputusan yang tepat tentang hubungan China-AS di masa depan. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Menteri Luar Negeri China , Wang Yi mengatakan bahwa terserah Amerika Serikat (AS) untuk membuat keputusan yang tepat tentang hubungan China-AS di masa depan. Ini adalah respon atas keputusan AS menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pejabat Partai Komunis China (PKC).

Berbicara dalam pertemuan dengan Dewan Direksi Bisnis AS-China, Wang Yi mengatakan bahwa dia berharap dan percaya bahwa kebijakan AS tentang China pada akhirnya akan "kembali ke objektivitas dan rasionalitas".

"China dan AS harus memulai dialog di semua tingkatan, masalah apa pun dapat didiskusikan di meja perundingan. Dengan demikian, dimungkinkan untuk tetap berhubungan dengan masalah strategis dan jangka panjang," kata Wang Yi. ( Baca juga: Bendera China yang Berkibar di Bulan Dibuat dari Logam Tahan Sinar Kosmik )

Wang Yi, seperti dilansir Sputnik pada Senin (7/12/2020), menekankan bahwa AS harus mematuhi norma-norma internasional dan menghindari urusan dalam negeri China.

"Pihak China selalu siap untuk bernegosiasi, kedua pihak dapat menyusun daftar (topik) untuk mempromosikan dialog, kerja sama dan untuk menyelesaikan perbedaan," ujar diplomat senior China itu. ( Baca juga: Gertak China, AS-Jepang-Prancis Bersiap Manuver Militer Gabungan )

Seperti diketahui, pekan lalu Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengumumkan bahwa Washington telah memberikan sanksi kepada pejabat PKC yang diduga terlibat dalam berbagai kegiatan koersif.

Dia menjelaskan bahwa aktivitas jahat telah digunakan untuk mengkooptasi dan mengintimidasi para pemimpin sub-nasional, komunitas China di perantauan, serta kelompok akademisi dan masyarakat sipil di AS, dan di negara lain.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Berita Terkini
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved