Pangeran Saudi Sebut Israel Tempatkan Warga Palestina di Kamp Konsentrasi

Minggu, 06 Desember 2020 - 21:56 WIB
loading...
A A A
"Meskipun Pengadilan Internasional mengeluarkan putusan bahwa tembok itu ilegal, Israel telah memenjarakan (orang Palestina) di kamp konsentrasi di bawah tuduhan keamanan yang paling rapuh, tua dan muda, wanita dan pria, yang membusuk di sana tanpa bantuan hukum untuk keadilan," ungkapnya.

"Mereka (Israel) menghancurkan rumah sesuka mereka dan mereka membunuh siapa pun yang mereka inginkan," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (6/12/2020). ( Baca juga: Soal Tolak Calling Visa Israel, Gus Yaqut: Jangan Sekadar Gaduh )

Mengomentari Perjanjian Abraham, atau Ibrahim dalam Islam, yakni perjanjian normalisasi antara Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Israel, Pangeran Turki mengatakan jika perjanjian didasarkan pada geografi, maka tidak akan ada Perjanjian Ibrahim tanpa memasukkan tanah Ibrahim, yakni Makkah.

Saudi sendiri sejatinya terbuka untuk melakukan normalisasi dengan Israel. Namun, mereka bersikeras bahwa normalisasi apa pun dengan Israel hanya dapat terjadi bersamaan dengan kesepakatan perdamaian abadi yang melibatkan solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved