Kerumunan Massa Jarah Perlengkapan Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon

Minggu, 06 Desember 2020 - 18:21 WIB
loading...
Kerumunan Massa Jarah...
Sekelompok orang dilaporkan menghadang konvoi dan menjarah perlengkapan pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL. Foto/REUTERS
A A A
BEIRUT - Sekelompok orang dilaporkan menghadang konvoi dan menjarah perlengkapan pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL. Menurut UNIFIL, insiden itu terjadi di selatan Lebanon .

"Insiden itu, yang membutuhkan intervensi tentara Lebanon, terjadi pada hari Jumat ketika konvoi UNIFIL melewati desa Kaouthariyet al-Saiyad dalam perjalanan kembali ke pangkalan," kata UNIFIL. ( Baca juga: Ibu Dua Anak Anggota Kowal Ini Gabung Pasukan Garuda ke Lebanon )

"Sekelompok besar warga sipil merampas barang dan perlengkapan patroli UNIFIL," sambungnya, tanpa merinci apa saja yang diambil, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (6/12/2020).

UNIFIL menuturkan bahwa massa akhirnya membubarkan diri dan pasukan UNIFIL dapat melanjutkan kembali perjalananya setelah tentara Lebanon turun tangan. "Tapi, perlengkapan yang diambil tidak dikembalikan," ungkapnya.

Penyitaan peralatan UNIFIL oleh warga sipil jarang terjadi. Tetapi, insiden-insiden kecil antara pasukan dan penduduk setempat, yang terkadang memblokir rute patroli, kerap terjadi.

Wilayah Kaouthariyet al-Saiyad merupakan benteng dari Hizbullah, yang merupakan tokoh utama dalam politik Lebanon dan musuh bebuyutan Israel. ( Baca juga: Deplu AS Setuju Jual Senjata Senilai Rp785 Miliar untuk Lebanon )

Didirikan pada tahun 1978, UNIFIL ditingkatkan setelah perang yang menghancurkan selama sebulan pada tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah. Pasukan berkekuatan 10.500 orang, berkoordinasi dengan tentara Lebanon, bertugas memantau gencatan senjata dan penarikan mundur Israel dari zona demiliterisasi di perbatasan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved