Analis: Biden akan Hadapi Tekanan Kuat Jika Ingin Kembali ke Kesepakatan Nuklir

Minggu, 06 Desember 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Disinggung seberapa besar kemungkinan upaya ini untuk berhasil mencegah pemerintah AS berikutnya menandatangani kesepakatan nuklir baru dengan Iran, dia menuturkan, itu semua tergantung pada seberapa tekad Biden dan timnya untuk memulihkan kesepakatan nuklir dan mengejar diplomasi dengan Iran.

(Baca: Kembali ke Perjanjian Nuklir Iran, Biden Siapkan Tuntutan Baru )

"Jika mereka benar-benar ingin memulihkan (JCPA), yang akan membuka pintu untuk diplomasi lebih lanjut, mereka akan melawan tekanan dalam negeri, dan (tekanan) oleh Israel, Uni Emirat Arab (UEA) dan Saudi, dan bergerak maju. Tampaknya Biden benar-benar ingin memulihkan JCPOA, tetapi kami harus menunggu dan melihat," ujarnya.

Dirinya menambahkan, mereka yang menolak kesepakatan nuklir adalah mereka yang ingin berperang dengan Iran dan mencoba menggulingkan rezim saat ini, yang menurutnya adalah delusional.

"Mereka memiliki ilusi bahwa Iran dapat digulingkan tanpa memulai perang yang akan melanda seluruh wilayah. Negara-negara dan faksi-faksi AS ini ingin, paling tidak, melanjutkan "kebijakan tekanan maksimum" dan memberikan sanksi penuh terhadap rakyat Iran, dengan harapan mereka akan bangkit dan menggulingkan rezim tersebut, yaitu fantasi lain," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
Hujan Gol di Miami,...
Hujan Gol di Miami, Timnas Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026
Daftar 25 Perwira TNI...
Daftar 25 Perwira TNI AL Pecah Bintang usai Upacara Kenaikan Pangkat Juli 2026
Berita Terkini
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Infografis
Hadapi Rusia dan China,...
Hadapi Rusia dan China, NATO Akan Kerahkan Banyak Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved