PM Israel Kunjungi Putra Mahkota Arab Saudi, Raja Salman Tdak Diberitahu
Sabtu, 28 November 2020 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
"Sudah bertahun-tahun saya tidak berkomentar tentang hal itu dan saya tidak akan mulai sekarang," ujarnya saat ditanya langsung soal perjalanan itu oleh pemimpin koalisi Partai Likud, Miki Zohar. “Selama bertahun-tahun saya tidak pernah melakukan upaya apa pun untuk memperkuat Israel dan memperluas lingkaran perdamaian.”
(Baca juga : 9 Orang yang Tidak Akan Diajak Bicara Allah Ta'ala di Hari Kiamat )
Channel 12 mengutip, sumber-sumber Israel, melaporkan bahwa Saudi marah karena berita pertemuan itu bocor. Namun, situs berita Ynet mengutip dua pejabat yang terlibat dalam pembicaraan itu mengatakan bahwa Putra Mahkota MBS tidak keberatan dengan pertemuan yang dipublikasikan.
Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan telah mencapai kesepakatan untuk menormalkan hubungan dengan Israel dalam beberapa bulan terakhir, meskipun kesepakatan serupa dengan Arab Saudi sejauh ini masih di luar jangkauan.
Bahrain yang menormalisasi hubungan menunjukkan setidaknya persetujuan Arab Saudi terhadap gagasan itu, karena kerajaan pulau itu bergantung pada Riyadh.
Arab Saudi juga telah menyetujui penerbangan antara Israel dan negara-negara Teluk melewati wilayah udaranya.
Israel telah lama memiliki hubungan klandestin dengan Arab Saudi dan negara-negara Teluk Arab yang menguat dalam beberapa tahun terakhir, karena mereka telah menghadapi ancaman bersama, yakni Iran.
(Baca juga : 9 Orang yang Tidak Akan Diajak Bicara Allah Ta'ala di Hari Kiamat )
Channel 12 mengutip, sumber-sumber Israel, melaporkan bahwa Saudi marah karena berita pertemuan itu bocor. Namun, situs berita Ynet mengutip dua pejabat yang terlibat dalam pembicaraan itu mengatakan bahwa Putra Mahkota MBS tidak keberatan dengan pertemuan yang dipublikasikan.
Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan telah mencapai kesepakatan untuk menormalkan hubungan dengan Israel dalam beberapa bulan terakhir, meskipun kesepakatan serupa dengan Arab Saudi sejauh ini masih di luar jangkauan.
Bahrain yang menormalisasi hubungan menunjukkan setidaknya persetujuan Arab Saudi terhadap gagasan itu, karena kerajaan pulau itu bergantung pada Riyadh.
Arab Saudi juga telah menyetujui penerbangan antara Israel dan negara-negara Teluk melewati wilayah udaranya.
Israel telah lama memiliki hubungan klandestin dengan Arab Saudi dan negara-negara Teluk Arab yang menguat dalam beberapa tahun terakhir, karena mereka telah menghadapi ancaman bersama, yakni Iran.
(min)
Lihat Juga :