Eks Bos CIA: Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran Kriminal, Bisa Picu Konflik Wilayah
Sabtu, 28 November 2020 - 08:54 WIB
loading...
A
A
A
Brennan mencatat bahwa Fakhrizadeh bukanlah teroris yang ditunjuk secara hukum, bukan anggota al-Qaeda atau pun anggota kelompok ISIS. (Baca juga: Israel Dituding Jadi Dalang Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran )
Kendati demikian, mantan bos CIA yang jadi kritikus pedas Presiden Donald Trump tersebut mendesak Teheran untuk "menahan keinginan" untuk membalas dan menunggu kembalinya kepemimpinan Amerika yang bertanggung jawab di panggung global. Komentar Brennan itu mengacu pada pemenang pemilihan presiden (pilpres) AS 3 November; Joe Biden, yang akan menggantikan Trump pada 20 Januari.
Brennan adalah direktur CIA dari 2013 hingga 2017, di bawah pemerintahan presiden Barack Obama dan wakil presiden Joe Biden.
Brennan tidak ikut serta dalam tim kampanye Biden dan tidak terlibat dalam persiapan Biden untuk menjabat sebagai presiden pada 20 Januari.
Namun awal pekan ini Biden menunjuk mantan wakil Brennan di CIA, Avril Haines, sebagai direktur intelijen nasionalnya.
Kendati demikian, mantan bos CIA yang jadi kritikus pedas Presiden Donald Trump tersebut mendesak Teheran untuk "menahan keinginan" untuk membalas dan menunggu kembalinya kepemimpinan Amerika yang bertanggung jawab di panggung global. Komentar Brennan itu mengacu pada pemenang pemilihan presiden (pilpres) AS 3 November; Joe Biden, yang akan menggantikan Trump pada 20 Januari.
Brennan adalah direktur CIA dari 2013 hingga 2017, di bawah pemerintahan presiden Barack Obama dan wakil presiden Joe Biden.
Brennan tidak ikut serta dalam tim kampanye Biden dan tidak terlibat dalam persiapan Biden untuk menjabat sebagai presiden pada 20 Januari.
Namun awal pekan ini Biden menunjuk mantan wakil Brennan di CIA, Avril Haines, sebagai direktur intelijen nasionalnya.
(min)
Lihat Juga :