Bukan Wuhan, China Sebut Virus Corona Pertama Kali Muncul di India

Sabtu, 28 November 2020 - 06:22 WIB
loading...
Bukan Wuhan, China Sebut...
China menyatakan virus Corona pertama kali muncul di India, bukan di Wuhan. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
BEIJING - Virus Corona pertama kali muncul bukan di Wuhan , tetapi di India pada musim panas lalu. Hal itu diungkapkan oleh akademisi China di tengah ketegangan yang berkobar antara kedua negara dan di tengah pencarian terkait asal usul virus yang menimbulkan penyakit Covid-19 itu.

Peneliti dari Chinese Academy of Sciences mengklaim pandemi sebenarnya berasal dari India, menjelaskan bahwa gelombang panas di sana dari Mei hingga Juni 2019 menyebabkan krisis air, yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan kontak dekat antara manusia dan hewan liar seperti monyet.

Dalam makalah pracetak dengan jurnal medis Lancet - yang berarti belum ditinjau secara resmi - para peneliti China menguraikan penjelasan mereka tentang "penularan zoonosis" virus SARS-CoV-2 dari monyet ke manusia saat mereka berbagi sumber daya air.



Para peneliti juga mengatakan bahwa kondisi kebersihan India yang buruk dan sistem medis publik yang kurang efisien, serta iklim tropis dan populasi yang sangat muda, semuanya merupakan faktor penyebab penyebaran virus.

Mereka memperkirakan bahwa penularan dari manusia ke manusia pertama Covid-19 di India terjadi pada Juli atau Agustus seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (28/11/2020).

Identifikasi India sebagai kemungkinan sumber virus muncul setelah New Delhi pekan lalu memperkuat kemampuan militernya di Ladakh Timur, wilayah di perbatasan China, dengan membangun kamp-kamp untuk puluhan ribu tentara. Pada bulan Juni, 20 tentara India dan sejumlah tentara China yang dirahasiakan tewas ketika kedua belah pihak terlibat dalam pertempuran kecil di daerah perbatasan yang diperebutkan.

Tuduhan baru bahwa virus Corona pertama kali menyebar di India tidak akan membantu memperbaiki hubungan keduanya negara. Terlebih, Kementerian Luar Negeri China tampaknya mendukung klaim tersebut.

"Meskipun China adalah yang pertama melaporkan kasus, itu tidak berarti bahwa virus itu berasal dari China," kata juru bicara Zhao Lijian selama konferensi pers regulernya, dalam menanggapi pertanyaan tentang klaim virus Corona pertama kali muncul di India.(Baca juga: China Klaim Kantongi Bukti Virus Corona Berasal dari Makanan Beku Impor )

Temuan para peneliti telah disorot oleh beberapa akademisi barat, termasuk Profesor David Robertson dari Universitas Glasgow, yang menggambarkan pendekatan mereka sebagai "bias inheren".

“Penulis juga mengabaikan data epidemiologi ekstensif yang tersedia yang menunjukkan kemunculan yang jelas di China dan bahwa virus menyebar dari sana,” katanya kepada Daily Mail.

“Makalah ini tidak menambahkan apa pun pada pemahaman kami tentang SARS-CoV-2,” imbuhnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di Kota Wuhan sebagai kemungkinan sumber virus Corona baru, meskipun badan khusus PBB masih menyelidiki asal-usul pandemi.

Tudingan China kepada pihak lain sebagai penyebab wabah virus Corona ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, pada bulan Maret lalu, China menyalahkan wabah virus Corona pada tentara Amerika Serikat (AS) yang mengunjungi Wuhan. Sementara pekan lalu, China menuding Italia setelah sebuah penelitian dari Milan menunjukkan virus mematikan itu telah beredar di sana sejak tahun lalu.(Baca juga: Covid-19 Muncul di Italia Oktober 2019, China Tolak Dicap Biang Keladi )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Pertama di Dunia, China...
Pertama di Dunia, China Uji Teknologi Rudal Hantu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved