Israel Dituding Jadi Dalang Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran
Sabtu, 28 November 2020 - 05:37 WIB
loading...
A
A
A
"Kami akan turun seperti kilat ke pembunuh martir yang tertindas ini dan kami akan membuat mereka menyesali tindakan mereka!" ancamnya.(Baca juga: AS Kemungkinan Serang Iran Jelang Trump Lengser, Israel Diminta Bersiap )
Israel menolak untuk segera mengomentari pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh, yang pernah disinggung oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah konferensi pers. Israel telah lama dicurigai melakukan serangkaian pembunuhan terarah terhadap ilmuwan nuklir Iran hampir satu dekade lalu.
Stasiun televisi pemerintah Iran mengatakan Fakhrizadeh diserang oleh "elemen teroris bersenjata." Dia meninggal di rumah sakit setempat setelah dokter dan parademis tidak dapat menyelamatkannya.(Baca juga: Pakar Nuklir Iran Lolos dari Upaya Pembunuhan, Fakhrizadeh Terluka )
Kantor berita Iran, Fars, yang diyakini dekat dengan Garda Revolusi, melaporkan serangan itu terjadi di Absard, sebuah kota kecil di timur Ibu Kota, Teheran. Dikatakan bahwa para saksi mendengar suara ledakan dan kemudian tembakan senapan mesin.
"Serangan itu menargetkan mobil yang ditumpangi Fakhrizadeh berada," kata Fars.
"Yang lainnya terluka, termasuk pengawal Fakhrizadeh, juga dibawa ke rumah sakit setempat," sambung laporan tersebut.
Televisi pemerintah di situs webnya kemudian menerbitkan foto pasukan keamanan yang memblokir jalan. Foto dan video yang dibagikan secara online menunjukkan sedan Nissan dengan lubang peluru di kaca depan dan darah menggenang di jalan.
Tidak ada kelompok yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, semua media Iran mencatat pernyataan Netanyahu yang ditunjukkan terhadap Fakhrizadeh.
Israel menolak untuk segera mengomentari pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh, yang pernah disinggung oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah konferensi pers. Israel telah lama dicurigai melakukan serangkaian pembunuhan terarah terhadap ilmuwan nuklir Iran hampir satu dekade lalu.
Stasiun televisi pemerintah Iran mengatakan Fakhrizadeh diserang oleh "elemen teroris bersenjata." Dia meninggal di rumah sakit setempat setelah dokter dan parademis tidak dapat menyelamatkannya.(Baca juga: Pakar Nuklir Iran Lolos dari Upaya Pembunuhan, Fakhrizadeh Terluka )
Kantor berita Iran, Fars, yang diyakini dekat dengan Garda Revolusi, melaporkan serangan itu terjadi di Absard, sebuah kota kecil di timur Ibu Kota, Teheran. Dikatakan bahwa para saksi mendengar suara ledakan dan kemudian tembakan senapan mesin.
"Serangan itu menargetkan mobil yang ditumpangi Fakhrizadeh berada," kata Fars.
"Yang lainnya terluka, termasuk pengawal Fakhrizadeh, juga dibawa ke rumah sakit setempat," sambung laporan tersebut.
Televisi pemerintah di situs webnya kemudian menerbitkan foto pasukan keamanan yang memblokir jalan. Foto dan video yang dibagikan secara online menunjukkan sedan Nissan dengan lubang peluru di kaca depan dan darah menggenang di jalan.
Tidak ada kelompok yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, semua media Iran mencatat pernyataan Netanyahu yang ditunjukkan terhadap Fakhrizadeh.
Lihat Juga :