Filipina: Suka atau Tidak, Kami Terlibat Jika Perang AS vs China Pecah
Kamis, 26 November 2020 - 06:46 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kunjungan ke Ibu Kota Filipina, Penasihat Keamanan Nasional Presiden Donald Trump, Robert O'Brien, mengatakan kepada jurnalis yang berkumpul; "Pesan kami adalah kami akan berada di sini, kami mendukung Anda, dan kami tidak akan pergi."
Beijing dengan keras menentang intervensi AS di Filipina dan kawasan sekitar Laut China Selatan secara keseluruhan.
"Kami dengan tegas menentang pernyataan yang penuh dengan mentalitas Perang Dingin dan dengan sembrono menghasut konfrontasi. Itu menunjukkan bahwa kunjungannya ke kawasan ini bukan untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas kawasan, tetapi untuk menciptakan kekacauan di kawasan dalam rangka mencari kepentingan egois AS," kata Kedutaan Besar China di Manila dalam sebuah pernyaataan, mengomentari kunjungan O'Brien.
Hubungan antara dua negara adidaya global telah memburuk tahun ini karena Washington semakin meningkatkan tekanan terhadap Beijing.
Ketegangan semakin meningkat setelah seorang laksamana Angkatan Laut AS melakukan kunjungan mendadak ke Taiwan selama akhir pekan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan Beijing akan memberlakukan tanggapan yang perlu atas upaya lain oleh Washington untuk merusak kepentingan domestik China.
Beijing dengan keras menentang intervensi AS di Filipina dan kawasan sekitar Laut China Selatan secara keseluruhan.
"Kami dengan tegas menentang pernyataan yang penuh dengan mentalitas Perang Dingin dan dengan sembrono menghasut konfrontasi. Itu menunjukkan bahwa kunjungannya ke kawasan ini bukan untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas kawasan, tetapi untuk menciptakan kekacauan di kawasan dalam rangka mencari kepentingan egois AS," kata Kedutaan Besar China di Manila dalam sebuah pernyaataan, mengomentari kunjungan O'Brien.
Hubungan antara dua negara adidaya global telah memburuk tahun ini karena Washington semakin meningkatkan tekanan terhadap Beijing.
Ketegangan semakin meningkat setelah seorang laksamana Angkatan Laut AS melakukan kunjungan mendadak ke Taiwan selama akhir pekan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan Beijing akan memberlakukan tanggapan yang perlu atas upaya lain oleh Washington untuk merusak kepentingan domestik China.
(min)
Lihat Juga :