AS: Penggunaan Kekuatan Adalah Satu-satunya Cara Lawan China

Selasa, 24 November 2020 - 15:25 WIB
loading...
AS: Penggunaan Kekuatan...
Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert OBrien mengatakan, Amerika Serikat (AS) tidak akan meninggalkan kawasan Indo-Pasifik, tidak peduli siapapun presidenya. Foto/REUTERS
A A A
MANILA - Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) , Robert O'Brien mengatakan, AS tidak akan meninggalkan kawasan Indo-Pasifik, tidak peduli siapapun presidenya. Dia juga mengatakan, penggunaan kekuatan adalah satu-satunya cara menghadang China .

Berbicara saat melakukan telekonferensi dengan jurnalis Asia-Pasifik, O'Brien ditanya di tengah panasnya iklim politik di dalam negeri, apa yang akan dilakukan AS untuk menenangkan sekutunya di kawasan dan memastikan China tidak berulah.

O'Brien menuturkan, kunjungannya ke Manila adalah salah satu cara untuk "menenangkan" sekutu AS di kawasan. Dia menuturkan, AS adalah kekuatan Pasifik dan memiliki garis pantai yang panjang seperti kebanyakan negara di kawasan.

"Kami juga merupakan kekuatan Pasifik utama dan kami memiliki komitmen jangka panjang di sini dan kami memiliki komitmen tersebut, baik kami dipimpin oleh seorang presiden dari Partai Demokrat atau Republik," ucapnya. ( Baca juga: AS Peringatkan China Tak Gunakan Kekuatan Militer terhadap Taiwan )

Dia lalu mengatakan, ada serangkaian perilaku yang tidak adil dan sulit atas nama China, sehingga ada konsensus bipartisan di Amerika bahwa mereka harus melawan China. O'Brien menuturkan Washington tidak ingin bermusuhan dengan China dan ingin menjalin hubungan baik dengan warga dan pemerintahnya.

Tapi, jelasnya, AS keberatan adalah upaya China dan Partai Komunis China untuk ikut campur dalam politik Amerika, mencampuri kebijakan AS dan mencampuri urusan internal negara-negara sekutu AS di kawasan. ( Baca juga: China Mulus Luncurkan Misi Bersejarah Chang'e 5 ke Bulan )

Menurutnya, perilaku semacam itu adalah sesuatu yang benar-benar membuat marah orang Amerika dari kedua partai, Demokrat dan Republik, dan dia pikir itu adalah sesuatu yang orang-orang di wilayah ini, di negara mana pun mereka tinggal, sangat khawatir.

"Jadi, pesan kami adalah kami akan berada di sini, kami mendukung Anda dan kami tidak akan pergi. Kami tidak akan didorong keluar dari kawasan Indo-Pasifik. Kami akan berjuang untuk wilayah Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka dengan semua teman dan mitra kami," ungkapnya.

"Dan, saya pikir ketika kita mengirimkan pesan itu, pesan perdamaian melalui kekuatan, adalah cara untuk menghalangi China. Ini adalah cara untuk memastikan perdamaian dan cara untuk memastikan bahwa tidak ada perang di wilayah tersebut," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved