Turki Kirim Tentara ke Nagorno-Karabakh

Senin, 23 November 2020 - 23:02 WIB
loading...
Turki Kirim Tentara...
Kementerian Pertahanan Turki menyatakan akan mengerahkan tentara ke wilayah Nagorno-Karabakh untuk memantau gencatan senjata di wilayah tersebut. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Kementerian Pertahanan Turki menyatakan akan mengerahkan tentara ke wilayah Nagorno-Karabakh . Ankara menuturkan, personel tentara ini ditugaskan untuk memantau gencatan senjata di wilayah tersebut.

"Tentara Turki akan beroperasi selama satu tahun di pusat bersama yang akan didirikan dengan Rusia, yang akan mengawasi pelaksanaan gencatan senjata antara Armenia dan Azerbaijan," kata kementerian itu.

Namun, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (23/11/2020), kementerian itu tidak menjelaskan kapan dan berapa banyak tentara yang akan dikirimkan ke wilayah sengketa tersebut. ( Baca juga: Turki Hendak Kerahkan Tentara di Azerbaijan, Minta Dukungan Parlemen )

Pekan lalu, parlemen Turki memberikan izin kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk mengirim pasukan ke Azerbaijan, sekutu dekat Ankara, untuk memantau gencatan senjata bersama dengan pasukan Rusia.

Pasukan penjaga perdamaian Rusia sendiri telah terlebih dahulu dikerahkan ke Nagorno-Karabakh dan akan tetap di sana untuk setidaknya selama lima tahun. ( Baca juga: Canda Ala Sufi: Yang Tahu Memberitahu Yang Tidak Tahu )

Pengerahan tentara ini adalah bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Baku dan Yerevan, yang ditengahi Moskow, yang dicapai pada 10 November lalu.

Sementara itu, Prancis mengusulkan pembentukan pasukan penjaga perdamaian internasional, agar gencatan senjata ini tidak hanya dipantau oleh pasukan Rusia dan Turki.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Berita Terkini
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved