Horornya Tragedi Pompeii 2.000 Tahun Silam, Orang Kaya dan Budak Tewas Melepuh
Minggu, 22 November 2020 - 12:18 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah kematian karena sengatan panas, seperti yang juga ditunjukkan oleh kaki dan tangan mereka yang terkepal," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (22/11/2020).
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Kebudayaan Italia Dario Franceschini mengatakan temuan itu menggarisbawahi status Pompeii sebagai tempat luar biasa untuk penelitian dan studi.
Pompeii, 23 km sebelah tenggara Napoli, adalah rumah bagi sekitar 13.000 orang ketika letusan gunung menguburnya di bawah abu, kerikil batu apung dan debu, membekukannya seiring waktu.
Sisa-sisa penduduk Pompeii tidak ditemukan sampai abad ke-16 dan penggalian terorganisir dimulai sekitar tahun 1750. Namun, baru-baru ini, perhatian difokuskan pada penangkapan pembusukan atau runtuhnya reruntuhan yang terbuka.(Baca juga: Pejambret Ponsel Ini Berdarah-darah karena yang Dijambret Wanita Petarung MMA )
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Kebudayaan Italia Dario Franceschini mengatakan temuan itu menggarisbawahi status Pompeii sebagai tempat luar biasa untuk penelitian dan studi.
Pompeii, 23 km sebelah tenggara Napoli, adalah rumah bagi sekitar 13.000 orang ketika letusan gunung menguburnya di bawah abu, kerikil batu apung dan debu, membekukannya seiring waktu.
Sisa-sisa penduduk Pompeii tidak ditemukan sampai abad ke-16 dan penggalian terorganisir dimulai sekitar tahun 1750. Namun, baru-baru ini, perhatian difokuskan pada penangkapan pembusukan atau runtuhnya reruntuhan yang terbuka.(Baca juga: Pejambret Ponsel Ini Berdarah-darah karena yang Dijambret Wanita Petarung MMA )
(ber)
Lihat Juga :